Berita

Valentino Rossi/net

Olahraga

Reputasi Rossi Diuji di Aragon

SELASA, 22 SEPTEMBER 2015 | 09:21 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Reputasi Valentino Rossi sebagai juara MotoGP kembali dipertaruhkan di gelaran seri 14 GP di di Sirkuit Motorland Aragon, akhir pekan ini.

Rossi tercatat belum pernah menang sejak Aragon masuk pada kalender MotoGP pada 2010 lalu. Hasil terbaik yang dicapai pemilik nomor 46 itu adalah podium ketiga pada tahun 2013.

Hasil minor itu berbanding terbalik dengan pencapaian rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Rider berjuluk X-Fuera itu sejak 2011 hingga tahun lalu selalu naik podium.


Memperhatikan rekam jejak tersebut, wajar bila Rossi bisa disalip Lorenzo ataupun rival dekatnya dari Repsol Hnda, Mar Marquez. Rossi bisa saja finish di podium ketiga atau tepat di belakang Lorenzo dan Marquez. Artinya, selisih 23 poin dari Lorenzo belum membuat Rossi bisa tidur nyenyak.

Pasalnya potensi rekan set­imnya dari Movistar Yamaha dan Marc Marquez untuk men­gudeta The Doctor masih besar. Karena gelaran MotoGP masih menyisakan lima seri lagi hingga akhir musim.

"Bagi saya rival ke­juaraan sekarang adalah Marquez. Secara matematis peluangnya masih ada. Jadi kita masih mempertim­bangkan dia," kata Rossi dikutip Crash, kemarin.

Pebalap berjuluk The Doctor ini juga mewaspdai Lorenzo. "Soal rivalitas saya dengan Jorge masih akan menarik untuk disimak. Tapi kita masih harus coba memenangkan setiap akhir pekan atau naik di podium, karena Jorge dan Marc memiliki potensi untuk menang."

Bila Rossi mengalahkan Lorenzo di Aragon akhir pekan ini, terlepas posisi Marquez se­lesai di urutan ke berapa, maka peluangnya untuk merebut trofi kesepuluh musim ini terbuka lebar. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya