Berita

Floyd Mayweather/net

Olahraga

The Money Bersedia Naik Ring Lagi

Asalkan Ada 150 Juta Dollar AS
SENIN, 21 SEPTEMBER 2015 | 08:25 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ternyata niat Floyd Mayweather untuk pensiun usai mengalahkan Andre Berto 13 September lalu belum final. Petinju asal Amerika Serikat itu berani menarik ucapannya asalkan disediakan duit 150 juta Dolar AS.

Hal ini diungkapkan mantan juara dunia WBC kelas berat ringan, Montell Griffin saat me­nemui Mayweather Jr di sebuah tempat latihan di Las Vegas, be­berapa hari sebelum The Money melawan Andre Berto.

"Saya pikir dia akan benar-benar pensiun dan tidak akan membuat pertarungan sampai pada akhirnya saya bertanya, 'apa yang akan membuatmu kembali bertarung?', dia kemu­dian mengatakan uang 150 juta Dolar AS," kata Griffin, dikutip Ontheropesboxingm.


Namun, Mayweather Jr tidak menyebutkan dengan siapa dia mau bersedia naik ring kem­bali. Namun mantan petinju 45 tahun itu menduga sosok Manny Pacquiao adalah satu-satunya petinju yang mungkin meng­hasilkan pertarungan bernilai ratusan juta Dolar AS.

Untuk diketahui pertarungan terakhir Floyd Mayweather Jr menghadapi Andre Berto, ternyata tidak menguntungkan. Merujuk pada perhitungan pay-per-view (PPV), laga pamung­kas tersebut justru menghasilkan nilai terendah.

Boxing Scene melaporkan, pertarungan Mayweather Jr vs Berto hanya laku 400.000 PPV. Bahkan secara hitungan kotor, angka tersebut hanya berada pada 500.000 -550.000 PPV.

Menurut laporan yang sama, ini merupakan penjualan PPV terendah dalam pertarungan Mayweather sejak pertemuan­nya dengan petinju Argentina, Carlos Baldomir, pada 2006 lalu yang hanya menghasilkan 325.000 PPV.

Sebaliknya, puncak penjualan tayangan PPV terjadi saat Mayweather Jr berduel melawan Manny Pacquiao pada 3 Mei lalu yang mampu menarik 4,6 juta PPV.

Dengan harga jual 90-100 Dolar AS per tayang, pemasukan yang sudah diraih adalah 410 juta -460 juta Dolar AS. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya