Berita

net

Olahraga

KUALIFIKASI PON XIX/2016

Kontingen Sumsel Sabet Dua Gelar Juara Anggar

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2015 | 21:18 WIB | LAPORAN:

Babak Kualifikasi PON XIX/2016 dan Kejuaraan Nasional Anggar 2015 resmi ditutup kemarin sore (Sabtu, 19/9). Kontingen Sumatera Selatan menyabet juara di dua kategori sekaligus yakni kelas kadet dan junior.

Ketua Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) Agus Suparmanto mengatakan, kemenangan Sumsel merupakan salah satu bukti prestasi cabang olah raga anggar di tingkat nasional.

"Perjuangan belum selesai sampai di sini. Kita masih harus mempersiapkan diri untuk SEA Games. Targetnya harus dapat emas,"  ungkapnya kepada redaksi, Minggu (20/9).


Terpisah, pelatih anggar Sumsel Lucky Ramdhani mengakui, para atlet anggar sudah berprestasi tingkat nasional dan internasional. Prestasi anggar Sumsel telah menembus level nasional dengan menjadi juara umum pada PON XVIII di Riau tahun 2012 setelah mengumpulkan 4 emas, 5 perak, dan 5 perunggu. Selain itu, beberapa atlet Sumsel saat ini tercatat bergabung dalam Tim Nasional SEA Games 2015 di Singapura.

’"Membina anggar Sumsel sama dengan membina anggar Indonesia. Sejak berdiri, sudah 266 medali disumbangkan dan sejak SEA Games tahun 1997 selalu ada atlet yang masuk timnas," tandasnya.

Dalam kejurnas ini, ada empat kategori yang dipertandingkan. Yakni, pra-kadet, kadet, junior dan senior. Kategori pra-kadet dijuarai oleh DKI Jakarta, sedangkan senior oleh Kalimantan Timur. Adapun Sumatera Selatan keluar sebagai Juara Umum, karena memenangkan dua kategori, yakni kadet dan junior.

Sebelumnya, ajang ini dimulai pada Sabtu (12/9) lalu dan dibuka oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandy dan Ketua Umum KONI Tono Suratman. Sedangkan penutupannya dilakukan oleh Ketua PB Ikasi Agus Suparmanto, didampingi Wakil PB Ikasi Harry Josy, Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Anggar 2015 Khairuman, dan seluruh Ketua Umum Pengprov Ikasi. [wah] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya