Berita

fidel castro dan bung karno/net

Fidel Castro Terima Star of Soekarno

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015 | 11:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Fidel Castro akan mendapatkan Star of Soekarno dari Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) yang didirikan Rachmawati Soekarnoputri. Star of Soekarno itu akan diberikan pada tanggal 27 September di Jakarta.

Dutabesar Republik Kuba untuk Republik Indonesia Nirsia Castro Guevara akan mewakili Fidel Castro menerima penghargaan itu.

"Saya mewakili rakyat Kuba dan pemerintahan Kuba menyambut baik dan berterima kasih sekali atas penganugerahan ini," ujar Dubes Nirsia Castro Guevara yang baru bertugas di Jakarta, dalam pertemuan dengan Rachmawati di kampus Universitas Bung Karno (UBK), Jumat siang (18/9).


Walau menggunakan kata Castro dan Guevara, Nisria mengatakan dirinya tidak memiliki hubungan darah dengan Fidel Castro maupun Che Guevara, dua tokoh legendaris Kuba.

Castro berkuasa sebagai ppresiden Kuba antara tahun 1976 hingga 2008. Selain itu, jabatan penting lain yang pernah dia duduki adalah Sekjen Partai Komunis Kuba, antara 1961 hingga 2011.

Castro juga pernah menjadi Sekjen Gerakan Non Blok, pada periode 1979 hingga 1983 dan periode 2006 hingga 2008.

Pria kelahiran Biran, 13 Agustus 1926 ini mengundurkan diri dari jabatan Presiden Kuba pada tahun 2008 karena alasan kesehatan. Dia digantikan adiknya Raul Castro. Tiga tahun kemudian, dia mengundurkan diri dari jabatan Sekjen PKK dan juga digantikan Raul Castro.

"Semua orang Kuba mencintai Fidel Castro. Maka penghargaan ini bukan hanya untuk Fidel, tapi juga untuk semua orang Kuba," demikian Nirsia.

Selain Fidel Castro, Star of Soekarno tahun ini juga akan diterima mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Mahathir akan datang langsung untuk menerima penghargaan. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya