Berita

ILUSTRASI/NET

Politik

Poros Muda Golkar Minta Munas Dilakukan Bersama dan Demokratis

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015 | 10:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Poros Muda Partai Golkar bersikap atas wacana Munas Luar Biasa atau Munaslub terkait penyelesaian konflik Golkar yang terjadi saat ini.

Poros Muda Golkar berpendapat, penyelesaian konflik atau dualisme kepengurusan Partai Golkar sebaiknya diselesaikan atau diakhiri melalui Munas bersama yang dilakukan secara demokratis.

Jubir Poros Muda Golkar, Andi Sinulingga, dalam keterangan tertulis kepada wartawan menyatakan, Munas bisa saja dilakukan sebelum maupun sesudah ada keputusan hukum yang mengikat terkait dualisme Partai Golkar.


"Munas bisa dilaksanakan sebelum keputusan hukum, di mana syaratnya adalah Munas tersebut harus mendapat legalitas atau persetujuan dari pimpinan masing-masing kubu yaitu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono. Pelaksanaan Munas Golkar sebelum keputusan hukum tidak bisa dilakukan tanpa restu dari pimpinan kedua kubu tersebut,” terang Andi.

Munas juga bisa dilakukan setelah ada keputusan hukum yang mengikat. Syaratnya adalah, pihak yang tidak mendapat legitimasi hukum, siapapun itu, baik kubu ARB maupun kubu AL harus legowo mengakui dan menurut pada satu kubu yang dimenangkan oleh hukum. Konsekuensinya selanjutnya adalah, Munas dilaksanakan oleh yang mendapatkan legitimasi hukum.

"Jika yang kalah tidak legowo menerima keputusan hukum, maka konflik Golkar akan semakin panjang, dan Golkar akan kesulitan melakukan konsolidasi untuk menghadapai Pemilu 2019 yang akan datang," tegasnya. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya