Mohammad Ahsan & Hendra Setiawan
Indonesia menempatkan satu wakilnya di nomor ganda puÂtra dan campuran di perempat final turnamen Korea Terbuka 2015. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi wakil Garuda terakhir setelah rekan-rekannya berguguran di babak kedua.
Ahsan/Hendra mengantongi tiket perempat final setelah menyingkirkan ganda Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong 21-19, 21-19. Di babak delapan besar hari ini, Ahsan/Hendra akan berjumpa dengan Kim Gi Jung/Kim Sa Rang.
"Besok (hari ini-red) seperÂtinya akan ramai. Kami sudah sering berhadapan. Dan lawan pasti sudah mempersiapkan diri dengan baik," kata Hendra keÂpada badmintonindonesia.org.
Di turnamen berhadiah 600 ribu Dolar AS ini, Indonesia meloloskan tiga ganda putra di babak kedua. Selain Ahsan/Hendra, pasangan yang berhasil melewati babak pertama adalah Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira. Tapi, hanya Ahsan/Hendra yang berhasil lolos ke perempatfinal.
Angga/Ricky disingkirkan pasangan Korea, Kim Gi Jung/KiMSa Rang, dengan skor 19-21, 15-21. Pertandingan bergulir selama 35 menit. Wahyu/Ade juga tak berhasil melaju lebih jauh setelah dikandaskan unggulan ketiga dari Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen dengan angka 11-21, 14-21.
Di nomor ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lah yang berhak maju ke delapan besar setelah mengalahkan rekan senegÂara mereka, Praven Jordan/Debby Susanto. Menghadapi juniornya, pasangan yang biasa disapa Owi/Butet itu memetik kemenangan dengan skor 21-10 dan 21-13.
"Meskipun melawan teman sendiri, kami tak membiarkan lawan berkembang. Kami terus menekan dari awal, fokus satu per satu di lapangan," kata Liliyana.
Sedangkan Praveen mengakui penampilan seniornya memang lebih bagus. Dia dan Debby banÂyak membuat kesalahan sendiri. "Kami banyak mendapatkan seÂrangan dari lawan. Kami sendiri juga banyak melakukan kesalaÂhan sendiri," ujar Praveen.
Di perempatfinal, Owi/Butet menunggu pemenang antara unggulan enam, Lu Kai/Huang Yaqiong, China dengan Kim Dukyoung/Kim Hey Rin, Korea. Bagi mereka siapapun lawannya tidak masalah. "Melihat hasil di Jepang yang terhenti di delapan besar, kami berharap bisa melaju lebih jauh lagi," ucap Liliyana.
Kekalahan Praveen/Debby diiÂkuti pasangan Indonesia lainnya, Riky Widianto/Richi Puspita Dili. Riky/Richi kalah dari Shin Baek Choel/Chae Yoo Jung, Korea, dua gim langsung, 8-21 dan 12-21.
Satu tiket perempat final lagi berhasil diamankan pasangan ganda putri, Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii usai mengalahkan pasangan Jepang, Mami Naito/Shizuka Matsuo. Dalam waktu 52 menit, Nitya/Greysia mengakhiri laga dengan keunggulan dengan skor 21-9 dan 21-16.
Di perempat final, Nitya/Greysia akan berhadapan dengan Yu Yang/Wang Xiaoli, China. Dari lima kali pertandingan sebelumnya, Nitya/Greysia membukukan dua kali kemenangan. ***