Berita

Hukum

Korupsi Pelindo II Lebih Dahsyat Dari Megaskandal Century

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2015 | 17:15 WIB | LAPORAN:

Kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane di Pelindo II diyakini lebih dahsyat dari megaskandal Bank Century. Bukan hanya soal kerugian negara, tapi juga tokoh-tokoh yang terlibat di balik kasus tersebut.

Begitu analisa pengamat politik yang juga pakar Ilmu Komunikasi, Tjipta Lesmana dalam Dialektika Demokrasi bertema "Panja Pelindo II Mau Kemana" di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (17/9).

Memperkuat keyakinannya itu, Tjipta Lesmana ungkit lagi kronologis penggeledahan ruang kerja Dirut Pelindo II oleh Bareskrim Mabes Polri yang dipimpin Komjen Pol Budi Waseso. Wapres Jusuf Kalla juga ikut bereaksi. "Ada apa? Publik jangan lupa, Budi Waseso dan Rizal Ramli dapat perintah langsung dari RI 1. Apalagi kasus ini berawal dari Presiden Jokowi marah-marah ketika meninjau keadaan di pelabuhan Tanjung Priok, proses bongkar muat yang begitu lama," kata  Tjipta Lesmana mengingatkan.


Menurutnya, Bareskrim cepat bertindak lantaran Presiden Jokowi marah karena melihat keadaan di pelabuhan Tanjung Priok itu. Lucunya, ketika polisi sedang kencang-kencangnya bekerja (menyelidiki Pelindo II), tiba-tiba Buwas langsung dipotong dan dicopot dari jabatannya. "Nah, ini ada apa lagi? Jelas sekali nuansa politiknya begitu kental," katanya seraya meyakini kalau pencopotan Buwas itu terkait langsung dengan gerak cepat yang bersangkutan mengobrak-abrik kantor RJ Lino itu.

Terkait dengan panitia kerja (Panja) Pelindo II yang dibentuk DPR RI, Tjipta Lesmana menyatakan panja tidak akan bisa membongkar skandal Pelindo II ini. DPR seharusnya membentuk Pansus yang bisa membongkar kasusnya seperti halnya Pansus Bank Century. "Polisi dan DPR bisa bersinergi, polisi dari aspek yuridisnya sedang DPR masuk dari aspek politiknya untuk membongkar skandal Pelindo II yang masih menyimpan rahasia," imbuhnya.

Belajar dari pembentukan pansus di DPR berkaitan dengan kasus yang melibatkan pejabat negara, kerap masuk angin, Tjipta Lesmana hal yang sama tidak terjadi pada pansus Pelindo II.  "Jangan sampai pansus layu sebelum berkembang, alias masuk angin," tegasnya.

Banyak kasus-kasus besar di republik ini yang pada akhirnya diselesaikan secara adat. "Saran saya masyarakat harus ikut mengawal dan mengawasi kinerja DPR mengusut skandal Pelindo II, supaya tidak ada penggebosan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Tjipta Lesmana juga menganjurkan wartawan bisa memfasilitasi perdebatan antara Dirut Pelindo II RJ Lino dengan Menko Kemaritiman Rizal Ramli. Keduanya perlu didengarkan perdebatannya mengenai semua isu yang terjadi di Pelindo II.  "Belum tentu juga RJ Lino bersalah, jadi perlu dikasih kesempatan berbicara. Salah satunya dengan membuka forum dialog antara Lino dan Rizal Ramli," demikian Tjipta Lesmana. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya