Berita

Jenderal Gatot Nurmantyo/net

Wawancara

WAWANCARA

Jenderal Gatot Nurmantyo: 24 Jam TNI Siap, Sekarang Diperintah, Langsung Kami Selamatkan Sandera

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2015 | 09:23 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bagaimana nasib dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua Nugini?

Kementerian Luar Negeri menyebut dua WNI adalah Sudirman (28) dan Badar (20). Kabar penyanderaan dua WNI yang bekerja sebagai penebang di perusahaan penebangan kayu di Skofro, Distrik Keerom, Papua Nugini atau Papua New Guinea (PNG) ini sudah beredar sejak Minggu (13/9).

Keduanya dikabarkan disandera setelah terjadi insiden penembakan di Skouwtiau, PNG. Peristiwa itu memakan korban seorang WNI yang bernama Kuba. Kini, Kuba masih men­jalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura.


Bagaimana tanggapan TNI soal penyanderaan itu? Simak wawancara dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berikut ini:

Apa sudah berkoordinasi dengan pemerintah PNG?
Ya, sudah. Pemerintah Indonesia sudah berkoordinasi dengan PNG. Kemudian dari PNG sudah mengadakan negosiasi dengan pihak penyandera. Kita tunggu saja, karena dalam kon­disi seperti ini kalau kita sudah menyerahkan kepada pemerin­tah PNG, maka kita diam saja. Memantau saja.

Meski demikian, apa TNI mempersiapkan sesuatu?
TNIsudah menyiapkan situasi dan kondisi tertentu bila dimin­takan bantuan.

Terkait permintaan pihak OPM agar membebaskan dua rekan mereka yang ditahan karena kasus narkoba, tang­gapan Anda?

Saya tegaskan itu sepenuh­nya adalah proses hukum yang dilakukan penegak hukum. Kan TNI tidak mempunyai kewenangan. Kita tunggu saja hasil­nya. Mereka minta pembebasan apakah TNI punya kewenangan, kan tidak.

TNI pernah membebaskan sandera dalam pesawat di Thailand tahun lalu, kali ini bagaimana?
Jika ada perintah dari pemerintah untuk menyelamatkan dua WNIitu, TNIakan siap ter­junkan pasukan. TNI 24 jam siap. Diperintah sekarang, kami siap.

O ya, apa upaya TNI dalam mengatasi kebakaran hutan?
TNI akan mengerahkan helikopter, pesawat CN 295, Hercules dan pesawat Cessna. Pesawat itu digunakan untuk merekayasa cuaca serta melaku­kan pemadaman dari udara.

Apakah personel TNI sudah disebar?
Untuk personel sudah disebar di daerah masing-masing yang terdampak kabut asap.

Bagaimana proses pengera­han personel TNI ini?

Semua itu akan dikerahkan sesuai dengan permintaan dari gu­bernur setempat. Untuk sementara ini, semua gubernur mengatakan masih cukup. Tapi saya menye­diakan pasukan saya untuk diter­junkan ke daerah yang meminta bantuan. Kita tinggal terbangkan dengan pesawat kita.

Selain itu, apa lagi yang diperbuat TNI?
TNI juga telah membuat posko terpadu dan melaksanakan kegia­tan yang mendukung pemerintah daerah setempat untuk memadam­kan hotspot. Personel kami dibagi menjadi beberapa penugasan yakni satgas untuk patroli sebagai pem­adaman, melaksanakan penegakan hukum dan kesehatan. ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya