Berita

nita yudi/net

Bisnis

Di Munas VIII, IWAPI Berharap Pemerintah Dukung Pelaku Usaha Wanita

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2015 | 00:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dewan Pengurus Pusat Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPP IWAPI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-VIII di Discovery Hotel & Convention Ancol, Jakarta, mulai hari ini (Rabu,16/9) hingga 18 September 2015. Acara yang dihadiri lebih dari seribu perempuan pengusaha dari seluruh Indonesia ini mengangkat tema "Pemberdayaan Ekonomi Perempuan UKM sebagai Investasi Strategis dan Penggerak Perekonomian Indonesia".

Munas secara resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian Saleh Husein. Pembukaan ini juga turut dihadiri Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Puspa Yoga.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Saleh berjanji terus mendukung IWAPI untuk berkontribusi terhadap peningkatan daya saing. Ini mengingat IWAPI sudah banyak melahirkan pengusaha dan bekerja sama dengan pemerintah.


"Kemenperin akan terus mendukung organisasi seperti IWAPI yang berkontribusi terhadap peningkatan daya saing. Agar industri nasional dapat menjadi penopang ekonomi," ujar Menteri Saleh.

Ketua Umum DPP IWAPI Nita Yudi menjelaskan bahwa dalam munas kali ini, pihaknya akan mengevaluasi program kerja 5 tahun terakhir dan merancang strategi program kerja 5 tahun ke depan.

"Penyempurnaan AD/ART pun akan menjadi bahasan kami di dalam Munas VIII ini," kata Nita Yudi.

Wanita yang disebut-sebut akan menduduki kembali posisi Ketua Umum secara aklamasi ini juga tengah mempersiapkan kabinet bayangan dan program kerja lima tahun mendatang.

Selama dipimpin Nita, IWAPI tidak hanya menjadi wadah organisasi bagi pengusaha perempuan. IWAPI juga turut memberikan pelatihan kepada kaum ibu yang belum menjadi pengusaha dan berminat menjadi pengusaha.

"Selama ini kami selalu memberikan pelatihan secara intensif kepada anggota. Kami juga menyebarkan virus-virus kewirausahaan pada perempuan indonesia agar mandiri secara ekonomi," kata Nita.

Nita menjelaskan bahwa UMKM di Indonesia yang berjumlah sekitar 54 juta, hampir 50 persen di antaranya merupakan usaha mikro. Sementara sebanyak 60 persen dari pelaku usaha mikro tersebut adalah perempuan.

"Artinya apa, perempuan sangat banyak berkontribusi untuk perekonomian Indonesia," katanya.

Untuk itu, dalam munas ini Nita berharap ada dukungan dan keberpihakan dari pemerintah pada pelaku UMKM, terutama pengusaha perempuan.

Sementara itu, Ketua Panitia Munas IWAPI Tatyana Sutara mengatakan bahwa agenda Munas VIII berfokus pada pemilihan ketua umum untuk periode lima tahun ke depan.

Selain itu, munas juga akan dimeriahkan dengan pameran UKM bertajuk "IWAPI Expo" yang akan memamerkan produk para anggota dari 30 provinsi.

"IWAPI Expo akan menampilkan 75 stand yang sebagian besar menampilkan produk pengusaha wanita dari usaha kecil dan menengah," katanya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya