Berita

rj lino/net

Politik

RJ Lino Pantas Dicopot dan Ditangkap

RABU, 16 SEPTEMBER 2015 | 16:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Desakan agar Richard Joost (RJ) Lino dicopot dari jabatan sebagai direktur utama PT Pelindo II semakin menguat menyusul berbagai tindakannya yang membuat ketidakpercayaan publik terhadap kinerja perusahaan.

"RJ Lino masih duduk menjabat sebagai Dirut Pelindo II di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap kinerja Pelindo II yang buruk. Presiden Jokowi melalui Menteri BUMN harus mencopot dia," ujar Sekjen Perhimpunan Kedaulatan Rakyat Khalid Zabidi dalam keterangannya tadi malam (Selasa, 15/9).

Lino terbukti tidak mampu memperpendek waktu tunggu pelayanan kapal dan barang (dwelling time) di pelabuhan Tanjung Priok menjadi 3-4 hari seperti diperintahkan presiden Jokowi.


Ketidakpercayaan publik semakin bertambah akibat tindakan Lino yang dengan arogannya memamerkan pengaruh kekuasaan untuk menghindari proses hukum terkait kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane.‎

Keputusan konsensus perpanjangan kontrak JICT yang menimbulkan protes di dalam internal perusahaan menambah panjang daftar ketidakpercayaan publik terhadap kinerja Pelindo II.‎

Dan yang terbaru, sebut Khalid, Lino menunjukkan kembali arogansinya sebagai penguasa Pelindo II dengan memutasi 9 pejabat senior di JICT dan memberikan peringaan bagi karyawan lain yang berani melawannya.‎ RJ Lino juga mengumbar uang perusahaan untuk memasang iklan miliaran rupiah di media massa untuk menutupi kisruh yang menimpa dirinya.

Karena itu Khalid juga mendesak agar kepolisian meneruskan pemeriksaan secara independen dan profesional terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam KKN di Pelindo II. Tangkap segera RJ Lino jika terbukti terlibat.

"Kami juga mendukung sepenuhnya pembentukan Pansus Pelindo II di DPR yang diinisiasi beberapa fraksi," tukasnya.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya