Berita

pks/net

Politik

Munas PKS Berdoa Hujan Segera Turun

SELASA, 15 SEPTEMBER 2015 | 02:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Musibah kebakaran hutan yang berujung pada sebaran asap di sejumlah wilayah di Tanah Air beberapa bulan terakhir turut menjadi perhatian Musyawarah Nasional (Munas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Depok.

Kesempatan Munas juga dijadikan ajang kader PKS untuk mendoakan agar hujan segera turun. Sehingga dampak asap bisa berangsur-angsur berkurang.

"Mari kita doakan Saudara-saudara kita di seluruh Indonesia. Terlebih di Sumatera dan Kalimantan yang wilayahnya terkena asap. Semoga Allah segera turunkan hujan untuk meredakan ujian saudara-saudara kita," kata Lajnah Hisbah Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS, Muslih Abdul Karim yang memimpin doa dalam Pembukaan Munas ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Senin (14/9).


Tidak hanya itu, Muslih juga mengajak seluruh peserta Munas mendoakan keselamatan para jamaah haji, terutama yang menjadi korban jatuhnya alat berat crane di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Jumat (11/9) lalu.

"Mari kita bayangkan Saudara-saudara di berbagai wilayah yang memgalami musibah. Kita doakan mereka, terutama saudara-saudara kita di Makkah yang menjalankan ibadah haji dan tertimpa musibah," ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 PKS diselenggarakan pada Senin (11/9) hingga Selasa (12/9). Para peserta Munas berjumlah 1.200 orang merupakan perwakilan dari seluruh wilayah Indonesia dan 22 perwakilan Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) luar negeri.

Munas juga dihadiri sejumlah tokoh nasional antara lain Ketua MPR yang juga Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie , Ketua Bawaslu Muhammad, Waketum Gerindra Fadli Zon, Sekjen Golkar Idrus Marham, Ketum PPP Djan Faridz, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault, dan Wagub Jabar Deddy Mizwar. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya