Berita

Politik

Menteri Marwan Ajak BTN Bangun Rumah di Kawasan Transmigrasi

SENIN, 14 SEPTEMBER 2015 | 17:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menandatangani kerjasama dengan Bank Tabungan Negara, di Jakarta, Senin (14/9).

Kerjasama diarahkan untuk mensukseskan pembangunan desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi.

"Bagaimanapun juga peran perbankan penting untuk mensuport dalam pembangun bangsa kita. Kerjasama ini adalah awal yang baik, seluruh potensi yang kita miliki harus kita manfaatkan sebanyak-banyaknya," ujar Menteri Desa Marwan usai menandatangani MoU.


Menteri Marwan mengajak kepada bank BTN untuk turut serta mengembangkan kawasan transmigrasi yang saat ini menjadi program prioritas dari Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.

"Banyak yang bisa kita kerjasamakan, nanti secara detail akan disampaikan dan dikerjakan oleh para dirjen. Misalnya, dengan membangun rumah di 609 kawasan transmigrasi, daerah tertinggal yang jauh dari aksesibilitas perbankan," tandasnya.

Sebagai kementerian yang diproyeksikan untuk pembangunan perdesaan, daerah tertinggal, dan daerah transmigrasi, Menteri Marwan juga berharap Coorporate Sosial Responsibility Bank BTN bisa dipergunakan untuk mensejahterakan masyarakat perdesaan.

"Melalui kementerian ini, BTN bisa lebih dikenal oleh masyarakat desa. Apalagi jika BTN memberikan CSR kepada kementerian ini, karena hal itu menunjukkan bahwa BTN mempunyai kepedulian terhadap masyarakat," imbuhnya.

Menurut Menteri Marwan, Bank BTN merupakan salah satu pioner  yang patut dibanggakan dalam membangun masyarakat perdesaan.

"Kerjasama ini akan kita teruskan lebih mendetail, agar BTN lebih dikenal dan bermanfaat kepada masyarakat perdesaan," tutupnya.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya