Berita

Dapat Bintang Jasa Utama, Shoichiro Toyoda: Terima Kasih

SENIN, 14 SEPTEMBER 2015 | 17:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pendiri perusahaan industri otomotif Jepang Toyota, Shoichiro Toyoda, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas Bintang Jasa Utama yang dianugerahkan kepadanya.

Pernyataan itu disampaikan Toyoda melalui Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, dalam kunjungannya ke kediaman Dubes di Tokyo, Senin (14/9).

"Saya amat berterima kasih atas anugerah Bintang Jasa Utama itu," ujar Toyoda.


Toyoda berjanji akan berkontribusi lebih besar lagi dalam aktifitas industri otomotif di Indonesia.

Penganugerahan Bintang Jasa Utama untuk Toyoda sebagaimana Surat Keputusan Presiden Joko Widodo tanggal 7 Agustus 2015. Toyoda adalah satu dari 12 tokoh yang menerima.

Sementara itu Dubes Yusron, seperti tertulis dalam keterangan pers yang diterima redaksi dari KBRI Tokyo, mengatakan bahwa kehadiran dan kontribusi Toyota terhadap perekonomian Indonesia amat besar.

"Oleh sebab itulah maka Pemerintah Indonesia memberikan Bintang Jasa Utama itu," ujar Yusron, sebagaimana disampaikan dalam rilis KBRI Tokyo ke kalangan media.

Tahun ini Pemerintah Indonesia menganugerahkan dua bintang jasa kepada tokoh Jepang. Salah satu lagi dari bintang itu diserahkan kepada Toshihiro Nikai, Ketua Liga Parlemen Jepang-Indonesia yang sekaligus merupakan figur penting dalam pentas politik Jepang.

Menurut sumber KBRI Tokyo, Bintang Jasa untuk Toyoda akan diserahkan oleh Dubes Yusron dalam sebuah upacara di Tokyo dalam waktu dekat ini. Sementara bintang jasa untuk Nikai akan diserahkan di Jakarta saat Nikai membawa seribu orang Jepang ke Jakarta untuk menyambut bebas visa pada bulan November nanti.

Dalam kunjungan ke Kediaman Dubes di atas, Toyoda didampingi oleh sejumlah petinggi Toyota. Antara lain, Masahiro Nonami, Presdir Toyota Motor Manufacturing Indonesia, dan ShigeruHayakawa, Board of Director Toyota.

Sementara dari KBRI Tokyo, hadir antara lain, Atase Perindustrian Doddy Rahadi, Koordinator Fungsi Ekonomi Bambang Suharto, Koordinator Fungsi Protokoler Agus Heryana, dan Perwakilan BKPM Sari Bua Siahaan.[dem]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya