Berita

ilustrasi/net

Olahraga

Rossi Gagal Podium, Lorenzo Tersungkur

Motogp Italia
SENIN, 14 SEPTEMBER 2015 | 09:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Balapan kandang MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, tidak berakhir baik untuk Valentino Rossi. Bukan cuma gagal menang, The Doctor juga tidak naik podium MotoGP untuk kali pertama di sepanjang musim ini.

Rossi datang ke MotoGP San Marino dengan kondisi dan kepercayaan diri tinggi setelah dua pekan lalu jadi juara di Inggris. Kemenangan di Sirkuit Silverstone itu membuatnya berhak merebut kembali pun­cak klasemen dari tangan Jorge Lorenzo.

Di sesi kualifikasi, penampilan Rossi juga oke karena dia berha­sil dapat posisi start di baris de­pan, urutan tiga. Performa yang dia lanjutkan hingga setidaknya separuh balapan, kemarin.


Tapi cuaca yang tak menentu di sepanjang balapan memberi pengaruh besar pada jalannya balapan dan hasil akhir lomba. Rossi pada akhirnya cuma bisa berada di posisi lima saat me­nyentuh garis finis.

Ini adalah kali pertama di sepanjang musim 2015 Rossi tidak naik podium. Dari 12 balapan sebelumnya di tahun ini, Rossi paling tidak finis di urutan tiga.

Tercatat dia enam kali men­jejak podium terakhir, yakni di Austin, Spanyol, Italia, Jerman, Indianapolis, dan Republik Ceko. Rider 36 tahun itu dua kali jadi runner up di Prancis dan Katalunya, serta memenangi empat balapan di Qatar, Argentina, Belanda, dan Inggris.

Meski rangkaian podiumnya terputus, hasil di San Marino tidak buruk-buruk amat untuk Rossi. Penyebabnya adalah crash yang dialami seteru ter­dekatnya, Lorenzo.

Pada klasemen pebalap, Rossi kembali menjauhkan jarak den­gan kini memimpin 23 angka di depan rekan setimnya itu. Rossi masih memimpin klase­men sementara MotoGP dengan 247 poin, diikuti Lorenzo yang terpaku pada raihan 224 poin. Marquez menempati posisi tiga dengan 184 poin. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya