Berita

Manuver Oding Merugikan Golkar

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2015 | 16:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

‎Langkah politik Zainuddin, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, yang mengklaim tiga nama tokoh Golkar layak memimpin Jakarta, disesalkan oleh Agus Zakaria, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar DKI Jakarta.

Menurut Agus Zakaria,  yang dilakukan Oding adalah langkah mencari muka pada tokoh tersebut, tetapi merugikan citra Golkar di mata pemilih. ‎Tiga nama yang disebut Oding adalah Tantowi Yahya, Azis Syamsudin, dan Idrus Marham.‎
"‎Apa yang dilakukan oding adalah cara-cara lama dan primitif dalam politik, yaitu jualan kandidat. Tujuan politiknya adalah untuk mencari sensasi di waktu yang sesungguhnya tidak tepat, pada saat bersamaan merugikan partai," ujar mantan Ketua Golkar Jakarta Selatan ini kepada wartawan, Jumat (11/9).

‎‎Dijelaskannya, simpati rakyat pada Golkar di DKI Jakarta sekarang berada pada titik nadir. Pada pileg 2014 lalu, Golkar hanya meraih peringkat tujuh, dengan perolehan 9 kursi dari 106 kursi DPRD. Terendah dalam sejarah. Pada saat itu Zainudin adalah Sekretaris Partai Golkar DKI Jakarta.

"Harusnya Oding memikirkan bagaimana mendekatkan Golkar pada rakyat dan pemilih Jakarta," tegasnya.

‎Lebih lanjut dijelaskannya, Pilgub DKI menjadi momentum bagus untuk mendekatkan Golkar dengan Rakyat. Dengarkan suara rakyat Jakarta tentang siapa yang pantas memimpin Jakarta. Rakyat DKI Jakarta itu sudah sangat cerdas. Mereka bisa memeriksa track record calon yang digadang-gadang, setiap saat setiap waktu.

‎"‎Kalau jauh-jauh hari sudah ngomong siapa yang akan diusung, apalagi asal sebut nama tanpa basis survey, maka Golkar akan makin ditertawakan oleh pemilih Jakarta. Oding harus lebih cerdas menyerap aspirasi rakyat," tegas Agus.

‎‎Mantan Ketua Bapilu GolkarDKI ini menghimbau Oding untuk lebih fokus membenahi infrastruktur partai yang amburadul daripada bicara Pilgub.

"Tantowi saja belum mau memikirkan Pilkada karena Golkar masih terpecah dan waktu Pilkada masih lama," terangnya.

‎‎Lebih lanjut dikatakannya, kondisi kantor Golkar di wilayah DKI Jakarta sangat memperihatinkan. Sebagai kader, dia sangat sedih jika melihat kondisi kantor Golkar DKI Jakarta yang tidak terurus, apalagi kantor-kantor Golkar Kabupaten/Kota, seperti rumah tinggal tak berpenghuni.

‎"‎Benahi dulu infrastuktur partai ini, percantik dulu partai dari dalam, baru ngomong Pilgub," tandasnya.[dem]‎

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya