Berita

hidayat nur wahid/net

Hidayat Nur Wahid Pastikan isu Pemotongan Anggaran Pendidikan Itu Hoax!

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2015 | 15:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Belakangan banyak isu fenomenal yang berkembang negatif di masyarakat. Di dunia pendidikan misalnya, soal  isu pengurangan anggaran pendidikan oleh pemerintah dan isu pembubaran kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan, isu akan adanya pengurangan anggaran pendidikan oleh pemerintah, adalah kabar hoax atau tidak benar. Kalau diperhatikan Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo terkait nota keuangan 2016 di Rapat Paripurna DPR tahun 2015 yang lalu, tidak disebutkan sama sekali tentang pengurangan anggaran pendidikan.  Dan lagi, anggaran soal pendidikan sudah dipatok bahkan oleh UUD yakni sekurang-kurangnya 20 persen.

"Jika pemerintah berani menguranginya, berarti pemerintah melanggar UUD dan itu tidak mungkin. Saya yakin Presiden tidak akan melanggar UUD," sebut Hidayat di sela-sela Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode Training of Trainers (Pelatihan untuk Pelatih) kerjasama MPR dengan Kopertis Wilayah IX Sulawesi, di Makassar, Sulawesi Selatan (Jumat, 11/9 ).


Soal pembubaran IPDN, menurut Hidayat bahkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sudah mempertanyakan serius latar belakangnya bagaimana tiba-tiba muncul wacana keras untuk membubarkan IPDN.  Padahal, IPDN adalah sebuah sarana efektif untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin di tingkat lokal.

"Para pemimpin di tingkat daerah itu harus mendapatan pendidikan yang sifatnya nasional dan itu tempatnya di IPDN.  Jika pendidikan itu diserahkan ke masing-masing provinsi, itu akan menguatkan isu soal primodialisme dan akan berujung kepada federalisme itu harus dihindari," tukas Hidayat yang juga politikus senior PKS itu. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya