Berita

Floyd Mayweather Jr vs Andre Berto/net

Olahraga

Rumor Doping Bikin Penjualan Tiket Melorot

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2015 | 09:44 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tiga hari jelang duel antara Floyd Mayweather Jr kontra Andre Berto di MGM Grand Garden diterpa isu tak sedap. The Money dituding menggu­nakan doping saat memenangi pertarungan melawan Manny Pacquiao Mei lalu. Gara-gara rumor ini penjualan tiket petar­ungan merosot tajam.

Sejatinya, Raja 'pound-for-pound' memang tidak mengon­sumsi zat yang dilarang Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Dia hanya memasukan cairan untuk menghindari dehidrasi melalui melakukan injeksi intravena.

Hal itu diketahui setelah be­berapa anggota USADA men­datangi kediaman Mayweather Jr secara diam-diam sehari sebelum laga. Ketika itu ditemukan dua cairan, yakni garam dan vitamin C. Yang dilarang adalah penggunaan jarum suntik bagi petinju yang akan bertarung.


Hal ini membuat promotor tinju Manny Pacquiao, Bob Arum berang. Namun, dia tidak bisa berbuat banyak. "Laporan itu sangat mengganggu. Tapi laporan itu tidak bisa mengubah hasil pertarungan," kata Arum, dikutip USA Today.

Tak lama terungkapnya lapo­ran dalam artikel yang dimuat SB Nations itu semakin me­mengaruhi penjualan tiket per­tarungan. Apalagi sebelumnya, duel The Money kontra Berto ini memang banyak mengun­dang cemoohan karena diang­gap tidak sepadan.

Kabarnya, The Money hanya mengantongi pemasukan 32 juta Dolar AS. Pendapatan itu menyusut jika dibandingkan saat menghadapi Pacquiao yang mencapai 200 juta Dolar AS.

Padahal, harga tiket tersebut tidak semahal pertarungan menghadapai Pacquiao. Daily mail melaporkan, hingga lima hari jelang laga Mayweather Jr kontra Berto, tiket yang terjual habis hanya kategori tribun, sedangkan kelas VIP yang dekat dengan gelanggang pertarungan, belum banyak dipesan.

Untuk diketahui harga tiket laga Mayweather Jr vs Pacquiao pada 3 Mei lalu berkisar 1.500- 10 ribu Dolar AS. Sedangkan tiket pertarungan Mayweather Jr vs Berto dihargai 150-1.500 Dolar AS. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya