Berita

Sofjan Wanandi Telanjangi Diri Sendiri

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2015 | 04:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komentar Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi yang menyerang Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli dinilai tidak mengherankan. Lewat pernyataannya itu Sofjan justru menelanjangi diri sendiri dan publik jadi tahu siapa dia sebenarnya.

‎"‎Dia (Sofjan Wanandi) misalnya mengatakan, akhirnya membingungkan investor dari luar mau inves ke Indonesia. Ini sungguh menghina NKRI yang seakan-akan tak bisa hidup tanpa komprador atau investor asing. Dia benar-benar merendahkan kemampuan rakyat Indonesia," ujar aktivis gerakan mahasiswa 77-78, Liliek Sudirahardjo, kepada redaksi, Rabu (9/9).

‎Lewat pernyataannya tersebut, kata Liliek, Sofjan juga mencitrakan bahwa semua yang dibawa investor ‎asing pasti bagus. Padahal nyatanya mereka akan menjadi tuan besar dan rakyat hanya menjadi pelayan di negerinya sendiri. Belum lagi, berapa besar utang yang harus ditanggung anak cucu bangsa dari mengundang para komprador itu ke Tanah Air.

‎"Negeri ini bukan republik pisang bung. Jika anda takluk dan bertekuk lutut kepada para komprador, maka negeri ini akan menjadi republik pelayan.

‎"Anda tidak berbeda dengan pemimpin Orde Baru, Soeharto. Menandatangani nota kesepakatan hutang di hadapan tuan besar IMF. Bukankah Anda sedang memposisikan diri sebagai kroni Orde Baru," katanya.

‎Lebih lanjut Liliek mengatakan kengototan Sofjan agar proyek listrik 35.000 megawatt tetap dilanjutkan dengan berlindung di balik kewibawaan presiden, memperlihatkan dia punya kepentingan.

 "‎Udang sebesar apakah yang ada di balik batu sebesar 35.000 MW? Sepertinya anda mati-matian mempertahankan kelangsungan penjajahan atas bangsa merdeka ini. Kalau itu benar adanya, maka celakalah bangsa ini," tukasnya.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya