Berita

Rmol

Relawan Jokowi Dukung 'Jurus Ngepret' Rizal Ramli Bongkar Kebijakan Menyimpang

RABU, 09 SEPTEMBER 2015 | 07:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Relawan Jokowi menyatakan mendukung langkah Menko Rizal Ramli membongkar kebijakan-kebijakan menyimpang ke publik.

Kebijakan merugikan rakyat paling mutakhir yang diungkap Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli adalah kebijakan sistem token (pulsa) listrik prabayar.

"Kami mendukung ‎penuh langka Pak Rizal Ramli agar terus membongkar kebijakan-kebijakan yang selama ini menyimpang, sebagai bentuk transparansi kebijakan dan hukum," ujar relawan Jokowi Jawa Tengah, Mu‎hammad Khabib, kepada redaksi tadi malam.‎

Selain itu, menurut dia, tindakan bongkar-bongkar kebijakan yang merugikan rakyat oleh Rizal Ramli juga sebagai bentuk pendidikan politik rakyat, jangan sampai para mafia selalu berlindung atas nama kebijakan ketika melakukan penyimpangan.

‎"Kami juga mendesak aparat hukum untuk bergerak cepat mengusut dan menangkap para mafia yang berada di sektor kelistrikan. Bukan hanya tentang token pulsa listrik, namun beberapa tender-tender proyek, pengadaan-pengadaan  pengelolaan kelistrikan yang selama ini penuh penyimpangan dan kongkalikong. Semuanya harus segera diusut tuntas," harapnya.

‎Dia menilai 'jurus rajawali ngepret' yang dilakukan Rizal Ramli‎ selama ini didasari atas ketulusan dan keberpihakan pada rakyat.

"Kami meyakini, statement Pak Rizal Ramli penuh dengan kebenaran. Terkait token pulsa listrik yang dikelola dengan cara setengah mafia adalah salah satu petunjuk kecil yang disampaikan beliau," tukasnya.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya