Berita

net

Politik

Ternyata HUT Partai Demokrat Bertepatan dengan Kelahiran SBY Manipulasi Sejarah

RABU, 09 SEPTEMBER 2015 | 04:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrat didirikan pada tanggal 10 September 2001. Sesuai akte pendirian partai yang dibuat di hadapan notaris Aswendi Kamuli, partai didirikan pada tanggal itu oleh 99 orang.

Demikian ditegaskan salah satu pendiri Partai Demokrat, Hengky Luntungan, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/9). Penegasan Hengky ini sekaligus meluruskan kebiasaan pengurus dan kader Partai Demokrat yang merayakan hari kelahiran bintang mercy pada tanggal 9 September di setiap tahunnya.

Untuk tahun ini misalnya, Fraksi Partai Demokrat DPR RI di bawah kendali Edhie Baskoro Yudhoyono sepanjang Selasa kemarin sudah menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-14 Partai Demokrat. Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan akan menghadiri acara puncak perayaan yang akan digelar Rabu (9/9) siang ini di gedung parlemen.

"Partai Demokrat dilahirkan tanggal 10 September 2001, bukan tanggal 9 September seperti yang diperingati kader saat ini. Ini sesuai akte pendirian partai yang dibuat dihadapan Notaris Aswendi Kamuli. Kemudian bersama pendiri dan deklarator lainnya kami daftarkan Partai Demokrat ke Departemen Kehakiman pada tanggal 10 September 2001," jelas Hengky.

Hengky mengajak seluruh kader untuk tidak melupakan sejarah kelahiran sebab sejarah adalah fakta. Jadi bisa diartikan bahwa klaim selama ini kelahiran Partai Demokrat bertepatan dengan kelahiran SBY yang dilahirkan di Pacitan, Jawa Timur pada 9 September 1949, tidaklah sesuai fakta sejarah.

"Fakta sejarah tidak boleh diubah-ubah apalagi dilupakan. HUT Partai Demokrat itu tanggal 10 September bukan pada tanggal yang lain. Sama saja kalau kita memperingati hari kelahiran kita, kan harus sesuai dengan akte lahir. Kalau kita memperingati sesuai akte lahir, itu baru benar," tambah Hengky yang saat ini aktif dalam Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD PD).

Untuk itu, dikatakan Hengky, pendiri Partai Demokrat akan mengadakan doa bersama sekaligus tumpengan guna memperingati HUT Partai Demokrat pada Kamis 10 September nanti. Rencananya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di lantai 11 Gedung Graha Pratama, Jalan MT HAryono, Jakarta Selatan.

"Para pendiri ingin melaksanakannya Gedung Graha Pratama karena di sanalah Partai Demokrat digagas dan didirikan," tukas Hengky yang namanya tercatat sebagai satu dari 99 pendiri dalam akta pendirian Partai Demokrat.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya