Berita

jokowi-jk/net

Politik

Turunkan Jokowi-JK, Bentuk Pemerintahan Sementara

RABU, 09 SEPTEMBER 2015 | 03:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kaum pergerakan diserukan untuk mengkonsolidasikan barisan perlawanan terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Sepuluh bulan memimpin Jokowi-JK terbukti telah gagal mengemban amanah rakyat.

‎"Kami mengajak kaum muda pergerakan dari berbagai elemen untuk mengkonsolidasikan barisan‎ meminta Jokowi-JK mundur sekarang juga, dan segera bentuk pemerintahan sementara demokratik yang pro rakyat," seru Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PP GPII), Karman BM, Selasa (8/9).

Menurut dia, situasi ekonomi yang tidak menentu dengan ditandai rendahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar merupakan salah satu contoh bagaimana pemerintah saat ini gagal mengurus negara dan rakyat. Beban hidup rakyat terutama ekonomi kelas bawah malah bertambah, sementara PHK buruh terjadi dimana-mana.‎

"Ini akibat tidak menentunya arah kebijakan Jokowi-JK," tekannya.

Selain itu, lemahnya kepemimpinan Jokowi-JK juga menjadi penyebab. Kelemahan kepemimpinan Jokowi-JK‎ ditandai dengan gaduhnya kabinet. Satu menteri dengan menteri lain saling sikat, nampak saling rebutan lapak dan proyek.

"Di tengah situasi seperti ini kenapa partai politik dan DPR tak berfungsi. Malah diperparah dengan kunjungan pimpinan DPR ber selfi ria di kampanye capres negara lain. Di saat partai politik tak bisa diharapkan, maka masyarakat sipil lah yang harus bergerak," tukasnya.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya