Berita

net

Politik

Jaksa Agung dan Menteri Yasonna Bikin Gaduh, Kok Gak Dicopot?

RABU, 09 SEPTEMBER 2015 | 01:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pencopotan Komjen Budi Waseso (Buwas) sebagai Kabareskrim masih mengundang tanya. Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo menilai alasan pemerintah mencopot Buwas karena menimbulkan kegaduhan sangat janggal.

"Penegakan hukum itu tidak bisa dihindari keramaian itu, karena ada penggeledahan, pemeriksaan, gelar perkara dan pengadilan. Itu pasti ramai, dan tidak akan mengganggu ekonomi," kata Bamsoet, demikian ia disapa, dalam rapat antara komisi III dengan Kapolri Badrodin Haiti, di Gedung DPR RI, Senayan, Selasa (8/9).

Bamsoet mengatakan, bila pelaksanaan penegakan hukum menimbulkan kegaduhan menjadi alasan pencopotan terhadap Buwas maka harusnya Presiden Jokowi mencopot para pembantunya yang terdekat terlebih dahulu.

"Kalau memang dinilai membuat kegaduhan, hal yang paling dekat saja, adalah Jaksa Agung yang melakukan penggeledahan di Victoria, kalau bicara investasi itu dulu yang disalahkan," ucap dia.

Dia juga mencontohkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga sebagai biang kegaduhan.

"Lalu, kalau mau disalahkan soal kegaduhan, ada Menteri Susi yang membakar kapal di laut, dan buat rame. Lalu Menteri Yasona Laoly dalam menylesaikan persoalan partai gaduh juga. Lalu ada kisruh soal PSSI. Kalau semua dilibatkan dengan kegaduhan ekonomi, maka seharusnya semua disalahkan," tandas politisi Partai Golkar itu.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya