Berita

Ternyata Rakyat Korea Utara Tidak Pernah Bayar Pajak

SELASA, 08 SEPTEMBER 2015 | 22:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seperti nama resminya, Republik Demokratik Rakyat Korea, Korea Utara adalah negeri untuk rakyat. Di negeri itu rakyat tidak mengenal uang sekolah atau biaya berobat ke dokter. Juga tidak mengenal pajak.

Sejak beberapa dekade lalu, Korea Utara menerapkan sistem pendidikan gratis dimana negara bertanggung jawab penuh dalam hal pendidikan warga negara. Saat ini Korea Utara telah menerapkan sistem wajib belajar selama 12 tahun, level tertinggi untuk kebijakan sejenis di seluruh dunia.

Dimana pun ada anak usia sekolah, termasuk di daerah yang begitu terpencil, negara bertanggung jawab mendirikan sekolah.


Demikian antara lain disampaikan kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, menjelang peringatan hari pendirian negara itu tanggal 9 September 1948. Kantor berita KCNA menjelaskan berbagai kemajuan yang telah dicapai Korea Utara sejak tanggal bersejarah itu.

Selain di dunia pendidikan, Korea Utara juga memberikan perlindungan kepada warganegara dalam hal pelayanan kesehatan. Setiap orang di negeri itu berhak mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dengan mutu yang baik terlepas dari jenis kelamin, usia dan tempat tinggal juga pekerjaan dan status sosial.

Sementara itu, Korea Utara sejak lebih dari 40 tahun lalu juga menghapuskan semua jenis pajak. Kini, terminologi pajak tidak lagi dikenal rakyat Korea Utara. Tidak berlebihan bila kemudian disebutkan bahwa rakyat Korea Utara tidak pernah membayar pajak.

Bukan itu saja, sebut KCNA, yang juga sangat mengejutkan adalah kenyataan bahwa di Korea Utara tidak ada pengangguran sama sekali. Penduduk pada usia kerja dan memiliki kemampuan bekerja dapat memilih jenis pekerjaan yang sesuai dengan keinginan dan harapannya. Negara pun menyediakan semua jenis pekerjaan yang dibutuhkan rakyat.

Pemerintah Korea Utara juga memiliki aturan tersendiri untuk pekerja wanita yang memiliki beberapa anak. Untuk mereka, jam kerja lebih pendek. Selain itu negara menyediakan tempat penitipan anak-anak pekerja wanita pekerja agar mereka bisa bekerja dengan tenang tanpa khawatir dengan perawatan anak yang mereka tinggalkan.

Beberapa waktu belakangan ini pemerintah membangun apartemen-apartemen baru yang juga gratis seperti di Jalan Changjon Street, Jalan Ilmuwan Unha, dan Distrik Ilmuwan Wisong. Begitu juga dengan dosen-dosen di Universitas Kim Il Sung dan Universitas Teknologi Kim Chaek mendapatkan perumahan tak jauh dari tempat mereka mengajar.

Jadi, sudah barang tentu, beberapa tahun lalu seorang reporter CNN, sebut KCNA tak dapat menutupi rasa kagum pada Korea Utara. Di sebuah tayangan langsung dia berkata, "Mata Anda tak menipu. Inilah Korea Utara yang sosialis."

Adapun beberapa tahun terakhir ini rakyat Korea Utara bisa menikmati pusat-pusat hiburan yang dibangun di banyak tempat di Korea Utara, seperti Taman Rekreasi Rakyat Rungna, Munsu Water Park, Klub Balapan Mirim , Masikryong Ski Resort, Galeri Tembak Meari, Pyongyang Indoor Stadium, May Day Stadium. Pemerintah juga memodernisasi RS Anak Okryu, RS Gigi Ryugyong dan sejumlah fasilitas kesehatan lain. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya