Berita

Ilustrasi/net

Tol Laut Bisa Majukan Pelayaraan Indonesia

SELASA, 08 SEPTEMBER 2015 | 17:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gagasan Pemerintah Jokowi-JK yang akan membangun ‎tol laut mendapat apresiasi dan dukungan dari penggiat dan praktisi kelautan. Pasalnya, dengan adanya tol laut akan membuat kemajuan pelayaran nasional.

‎"Gagasan tol laut harus segera diwujudkan untuk memajukan dunia pelayaran Indonesia, yang akhirnya kita bisa menjadi tuan di negera sendiri terutama di sektor kelautan," kata Ketua Umum DPP Indonesia Maritime And Ocean (IMO) Watch Anton Sihombing‎ dalam acara‎ pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pelantikan Pengurus IMO di Wisma Elang Laut, Jalan Diponogoro, Jakarta, Selasa (8/9).

‎Menurut politikus Golkar ini, membangun tol laut bukan perkara mudah, idak bisa dilakukan secara instan dan harus membutuhkan waktu lama. Sebab harus banyak dibenahi di sektor maritim Indonesia.

Untuk itu, lanjut dia, ‎pemerintah harus mampu menyediakan jasa transportasi yang seimbang dengan tingkat kebutuhan dan tersedianya pelayanan angkutan yang lebih baik.

Anggota Komisi V DPR ini berharap, ‎ pembangunan kelautan harus diarahkan pada pola pembangunan berkelanjutan. Sebab, pengelolaan sumber daya laut harus berbasis ekosistem yang meliputi aspek-aspek sumber daya manusia dan lembagaan, politik, ekonomi, lingkungan hidup, sosial budaya, pertahanan keamanan dan teknologi.

‎Tapi yang harus diperhatikan, kata dia payung hukum kebijakan sebagai dasar bagi kokohnya kesatuan wilayah, ekonomi dan kesatuan politik yang diamanatkan dalam wawasan Nusantara dan dijabarkan dalam kebijakan kelautan yang mendasari kebijakan pembangunan Indonesia yang berbasis laut.

"Kebijakan itu juga harus ditopang dengan pembangunan daratan, sehingga mampu menyejahterakan rakyat khususnya yang tinggal di kepulauan Nusantara," jelasnya.

‎Selain itu, dia juga mengkritisi, kondisi transportasi dan pelabuhan utama di wilayah timur yang kurang memadai masih mengalami kendala baik masalah konektifitas. Hal itu terjasi dikarenakan faktor cuaca dan fasilitas yang kurang memadai.

‎Di akhir sambutannya, Anthon lantas mengungkapkan beberapa visi dan misi organisasi yang dipimpinannya. Yaitu, ‎terwujudnya Penyelenggaraan Kemaritiman dan Kelautan Demi Kesejahteraan Rakyat dan Bangsa Indonesia yang Berdaulat, mengawasi penyelenggaraan kegiatan angkutan laut, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku baik nasional dan internasional.

Kemudian, mengawasi kegiatan industri dan jasa maritim sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku baik nasional maupun internasional, mengawasi kegiatan perikanan dan pariwisata bahari.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya