Berita

zulhas/net

Ketua MPR: Sudah Saatnya Bangsa Indonesia Kembali ke Pancasila

SELASA, 08 SEPTEMBER 2015 | 15:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hiruk pikuk nyanyian dan suara yel-yel dari mahasiswa menyambut kedatangan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), pada Selasa (8/9). Kehadiran Zulhas ini untuk membuka acara Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba). Sekaligus menyampaikan kuliah umum kebangsaan di hadapan civitas akademika UMM.  

Sesaat sebelum menyampaikan kuliah umum, Zulkifli Hasan menerima penganugerahan jas almamater UMM sebagai anggota istimewa keluarga besar UMM. Dalam kuliah umum tersebut, Zulkifli mengapresiasi perkembangan yang dicapai UMM dan berharap para mahasiswa dapat meraih cita-citanya.

"Saya dulu berasal dari kampus biasa, itupun bisa membuat saya menjadi Menteri Kehutanan dan Ketua MPR. Apalagi kalian yang saat ini bisa belajar di tempat yang bagus, dengan dosen dan perlengkapannya yang bagus juga," ujarnya.


Pada kesempatan itu, ketua umu PAN ini mengatakan bahwa Pancasila yang digunakan sebagai dasar dan falsafah bangsa, digali dari bumi Indonesia,. Akan tetapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya berlaku secara universal.

Setelah 70 tahun, kebenaran dan universalitas Pancasila bisa dibuktikan. Akan tetapi bangsa Indonesia sendiri malah mulai melupakan Pancasila. Seperti bangsa-bangsa lain, Indonesia memilih menuruti Globalisasi dan meminggirkan Pancasila.

Globalisasi, menurut Zulkifli, menerpa Indonesia bersamaan dengan masuknya demokratisasi di awal reformasi. Sejak itu, tuntutan akan otonomi semakin menjadi. Hak asasi ditegakkan, di atas reruntuhan kepentingan sosial. Pada saat yang sama perusahaan-perusahaan asing makin tajam mencengkeramkan kuku-kukunya untuk melahirkan sistem ekonomi liberal.

"Satu persatu sila dalam Pancasila sudah ditinggalkan, yang paling terlihat adalah sila ke-4 dan ke-5. Ini tidak boleh kita biarkan, dan sudah saatnya bagi bangsa Indonesia untuk kembali kepada Pancasila", kata Zulkifli lagi.

Karena itu pilihan langsung yang menimbulkan banyak efek negatif perlu dikaji kembali.

"Bukan saya tak setuju pilihan langsung, tapi sistem tersebut perlu dikaji dan disempurnakan", kata Zulkifli menambahkan.

Lebih dari 7 ribu civitas akademika UMM ikut serta dalam acara tersebut. Dari jumlah itu 6.800 di antaranya merupakan mahasiswa baru UMM. Sementara sisanya merupakan mahasiswa asing yang berasal dari 22 negara. Tampak ikut hadir pada acara tersebut anggota Watimpres yang juga Pembina UMM Prof. Dr Malik Fajar dan Rektor UMM prof. Dr. Muhadjir Effendy M.Ap. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya