Berita

Hukum

Mutasi di Kejagung, Tony Diangkat Jadi Kajati DIY

SELASA, 08 SEPTEMBER 2015 | 13:16 WIB | LAPORAN:

Jaksa Agung HM Prasetyo melantik sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung. Di antara yang dilantik itu yakni, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung.

Tony Tribagus Spontana yang sebelumnya menjabat sebagai Kapuspenkum diangkat menjadi Kajati DIY. Tony menggantikan I Gede Sudiatmaja yang memasuki masa pensiun. Pergantian sebagaimana Surat Kep-117/a/JA/08/2015.

Amir Yanto didaulat menggantikan Tony sebagai Kapuspenkum. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kajati Sumatera Utara.


Dalam sambutannya, Jaksa Agung meminta jajarannya tetap berupaya melakukan penyegaran terutama pada aparat jaksa di daerah.

"Promosi dan mutasi adalah tuntutan organisasi yang harus dilaksanakan," ujar Prasetyo dalam sambutannya saat acara pelantikan di gedung Kejagung, Selasa (8/9).

Selain itu, Prasetyo juga melantik Bambang Sugeng Rekmono menjadi Inspektur IV Jaksa Agung Muda Pengawasan. Sebelumnya Bambang menduduki posisi Kajati Jambi. Adapun posisi Kajati Jambi kini diisi oleh Erbindo Saragih yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur II Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel)

Adapun posisi Direktur II Jamintel diisi oleh M Suhardy yang sebelumnya menjabat sebagai Kajati Banten. Kini jabatan Kajati Banten diisi oleh Ely Syahputra yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kajati Kepulauan Riau.

Selain itu, Agus Sutoto yang sebelumnya menjabat sebagai Kajati Maluku dilantik sebagai Direktur Tindak Pidana terhadap Keamanan Negara dan Ketertiban Umum pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum. Poisis yang ditinggalkan Agus diisi oleh Wakil Kajati Sulawesi Selatan Heru Sriyanto.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya