Berita

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo/net

Wawancara

WAWANCARA

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo: Pasukan TNI Siaga, Berapapun Diminta Gubernur, Saya Terjunkan

SELASA, 08 SEPTEMBER 2015 | 09:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan me­nyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan. Masalah dinilai sudah masuk kategori darurat karena mengganggu kehidupan masyarakat.
 
Selain dapat menyebabkan penyakit, juga sangat meng­ganggu aktivitas masyarakat. Makanya pihak terkait dim­inta segera mengatasi bencana tersebut.

Menanggapi hal itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan telah menyiagakan personel dan alat bantu dan pesawat untuk menanggulangi kabut asap tersebut.


"Kita sudah siagakan semua untuk membantu mengatasi ke­bakaran hutan yang menyebab­kan terjadinya kabut asap," kata Jenderal Gatot Nurmantyo ke­pada Rakyat Merdeka di Gedung Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, Sabtu (4/9).

Berikut kutipan selengkap­nya:


Apa upaya TNI dalam men­gatasi kebakaran hutan ini?

TNIakan mengerahkan helikopter, pesawat CN295, Hercules dan pesawat Cessna. Pesawat itu digunakan un­tuk merekayasa cuaca serta melakukan pemadaman dari udara.

Apakah personel TNI sudah disebar?
Untuk personel sudah disebar di daerah masing-masing yang terdampak kabut asap.

Bagaimana proses pengera­han personel TNI ini?

Semua itu akan dikerahkan sesuai dengan permintaan dari gubernur setempat. Untuk se­mentara ini, semua gubernur mengatakan masih cukup. Tapi saya menyediakan pasukan saya untuk diterjunkan ke daerah yang meminta bantuan. Kita tinggal terbangkan dengan pe­sawat kita.

Selain itu, apa lagi yang diperbuat TNI?
TNI juga telah membuat posko terpadu dan melaksana­kan kegiatan yang mendukung pemerintah daerah setempat untuk memadamkan hotspot.

Personel kami dibagi menjadi beberapa penugasan yakni satgas untuk patroli sebagai pemada­man, melaksanakan penegakan hukum dan kesehatan.

Bagaimana koordinasi den­gan Polri atau dengan kemen­terian terkait?

Hasil rapat, kita semua mem­buat posko terpadu dan melak­sanakan kegiatan agar hot spot yang ada segera dipadamkan. Ini berarti ada satgas yang patroli sebagai pemadaman, dan ada yang melaksanakan penegakan hukum dan kesehatan juga.

Memangnya berapa personel TNI yang diterjunkan untuk membantu pemadam ini?
Personel di daerah masing-masing sudah tersebar banyak jumlahnya.

Berapa pesawat yang dikirimkan?
Tergantung daerah sendiri yang minta. Kita berangkatkan pesawat, tapi kalau nggak ada awan hujannya gimana.

Pesawat dikirim tergantung terbanyak titik hotspotnya?
Ya, tergantung banyak titik hotspotnya. Kemudian tergan­tung ada awan hujannya atau tidak.

O ya, soal konflik oknum TNI dan oknum Polri?

Ah, sudah tak ada lagi bentrok itu, sudah selesai. Nggak ada lagi. Sudahlah. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya