Berita

Fahd Arafiq/net

Politik

Ketum KNPI: Setnov dan Trump Berdampak Baik Bagi Indonesia

SENIN, 07 SEPTEMBER 2015 | 16:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kehadiran Ketua DPR RI Setya Novanto dalam jumpa pers calon presiden yang juga pengusaha kaya Amerika Serikat, Donald Trump, diyakini bisa membawa dampak baik bagi iklim investasi Indonesia. Pertemuan itu juga diyakini mampu membawa Indonesia selamat dari krisis ekonomi yang melanda.

Begitu kata Ketua Umum DPP KNPI Fahd Arafiq dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu, Senin (7/9).

"Saya yakin kunjungan Ketua DPR RI ke AS dan bertemu dengan triliuner sekaliber Donald Trump akan berdampak baik bagi Indonesia. Kunjungan ini sudah pasti untuk mengajak Trump untuk berinvestasi di Indonesia. Apalagi, dia memiliki beberapa proyek di Jawa Barat dan Bali. Saya yakin pertemuan itu bisa meningkatkan iklim penanaman modal di Indonesia," ujarnya.


Bendahara Umum AMPG menegaskan bahwa di tengah anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dibutuhkan terobosan untuk menggairahkan kembali iklim usaha di Indonesia. Masuknya penanaman modal asing, setidaknya bisa menyelamatkan ekonomi dan mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang tengah menghantui kalangan pekerja atau buruh.

Sementara pertemuan antara Setnov dan Trump, lanjutnya, telah mengisyaratkan adanya penerimaan negara besar seperti Amerika Serikat terhadap Indonesia. Artinya, dari sisi komunikasi politik pertemuan itu juga memberi peluang dalam memperhitungkan Indonesia sebagai negara dengan sistem demokrasi yang berhasil melaksanakan pemilu ke pemilu. Seperti sistem peralihan kepemimpinan yang bisa beralih dengan tanpa kekerasan.

"Jadi, kunjungan Ketua DPR RI ke Amerika itu tidak hanya sekadar kunjungan biasa, melainkan memiliki nilai strategis dan bisnis untuk kepentingan Indonesia," tandas Fahd. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya