Berita

Liga Santri Nusantara Resmi Dimulai

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2015 | 21:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Turnamen sepak bola Liga Santri Nusantara (LSN) 2015 U-17 resmi dibuka. Gol yang dicetak Menpora Imam Nahrawi ke gawang yang dijaga oleh artis Ben Kasyafani sore tadi menandai kick off turnamen yang digelar untuk pertama kali ini.

"Jika di tahun pertama ini persertanya sebanyak 192 tim pesantren dari 10 provinsi. Ke depan saya menargetkan 1000 pesantren dari seluruh wilayah Indonesia menjadi peserta LSN," ujar Menpora Imam Nahrowi dalam sambutannya di lapangan Singa Perbangsa Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

LSN 2015 diharapkan menjadi gerakan awal menggali potensi olahraga dari kalangan santri yang tersebar di seluruh Tanah Air.


LSN, lanjut Menpora, merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kemenpora dengan PB NU untuk bekerjasama pembinaan di bidang olahraga dan pemuda.

"Kick off digelar di Karawang karena daerah ini memiliki banyak keistimewaan dan sejarah besar. Di mulai dari Karawang, LSN juga kita harapkan bisa menopang kebangkitan prestasi sepak bola nasional," tambah Cak Imam, sapaan akrab Menpora.

Selain Menpora, acara ini juga dihadiri oleh KH Marsudi Suud dari PBNU, Plt Bupati Karawang Cellica Nurachdiana, Deputi Pembudayaan Kemenpora Faisal Abdullah, dan sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif baik pusat maupun daerah yang membidangi Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga.

Kick off LSN 2015 berlangsung semarak. Ribuan penonton dengan mayoritas dari kalangan pelajar dan santri antusias menyaksikan acara yang juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah artis papan atas seperti Wali Band, Gita KDI serta pertunjukan seni hiburan daerah.

Setelah kick off, acara dilanjutkan dengan pertandingan antara tim pesantren Nurul Aitam Karawang melawan Darul Ulum Purwakarta. Acara Kick Off juga dimeriahkan dengan penampilan Jingle Liga Santri karya Habib Salim Su’eb dan laga Selebritis Football Club melawan Panitia yang tergabung dalam LSN Footbal Club.

LSN 2015 yang memperebutkan hadiah utama uang pembinaan Rp100 juta, akan diikuti 192 tim pesantren yang berasal dari pondok pesantren di 10 provinsi di Indonesia, dan dibagi menjadi 16 zona. Juara masing-masing zona berhak masuk 16 besar yang dibagi empat grup. Partai puncak dijadwalkan berlangsung 10 November atau bertepatan pada Hari Pahlawan yang rencananya berlangsung di Surabaya.[dem]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya