Berita

net

Politik

Demokrat Tetap Jadi Penyeimbang

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2015 | 16:44 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Partai Demokrat memastikan posisinya tetap sebagai penyeimbang pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menyusul langkah Partai Amanat Nasional (PAN) yang memberi dukungan penuh kepada pemerintah baru-baru ini.

"Bahwa posisi Partai Demokrat adalah partai penyeimbang. Dalam hal ini sangat konsen agar pemerintahan bisa berjalan dengan bagus, bisa betul-betul memberikan kesejahteraan kepada rakyat Indonesia lebih bagus," ujar Waketum Demokrat Syarief Hasan dalam jumpa pers di kantor DPP Demokrat, Jalan Kramat Raya, Jakarta (Minggu, 6/9).

Kendati demikian, Demokrat menekankan pemerintah agar lebih dapat menjamin tingkat kesejahteraan rakyat. Partai berlambang Bintang Mercy itu menilai pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap kesejahteraan masyarakat. Terutama di tengah ketidakstabilan perekonomian global saat ini.


"Harapan kami Partai Demokrat menganggap perlu dalam meningkatkan kesejahteraan itu, perlu ada yang dipertanyakan. Itu posisi Partai Demokrat. Selama kurun waktu beberapa bulan ini, faktor ekonomi yang menjadi prioritas bagi kita semua," jelas Syarief.

Di tempat yang sama, Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menambahkan bahwa sikap penyeimbang yang dilakoni partainya adalah sebagai mitra.

"Fraksi Partai Demokrat sampai saat ini masih sebagai penyeimbang. Artinya Partai Demokrat sebagai mitra rakyat, mitra pemerintahan dan juga mitra media," tegas putera bungsu Presiden RI ke-VI Susilo Bambang Yudhoyono yang akrab disapa Ibas itu. [wah]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya