Berita

Ini Cara Paling Gampang Bongkar Siapa di Balik Mafia Pelabuhan dan Mafia Energi

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2015 | 07:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ada cara paling gampang untuk mengetahui siapa di balik mafia pelabuhan dan mafia energi di Indonesia. Menurut Kordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi, cara paling gampang itu adalah dengan memeriksa Komjen Budi Waseso yang kini menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Buwas, demikian jenderal polisi bintang tiga itu kerap disapa, dicopot dari jabatan Kepala Bareskrim Mabes Polri di saat tengah menyelidiki tiga skandal megakorupsi, yakni Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), CSR Pertamina Foundation, dan Pelindo II.

Menurut Adhie Massardi jejaring kasus ini menggurita mulai dari tokoh rezim lama (SBY) dan antek-anteknya, baik yang berada di (elite) parpol mau pun yang masih berada di sentra-sentra kekuasaan.


"Ada dua agenda penting yang harus dilakukan Pansus Buwas Gate. Pertama, menggagalkan upaya moratorium pemberantasan korupsi” di sentra-sentra kekuasaan. Sebab pelengseran Buwas dengan sandi meredam kegaduhan” sesungguhnya signal sekaligus tekanan politik bagi penegak hukum agar tidak mengarahkan pedang keadilan ke atas," ujar Adhie dalam pesan yang diterima redaksi.

Kedua, sambungnya, pansus Buwas Gate di DPR RI bisa mendorong perbaikan UU Kepolisian agar bisa keluar dari jerat politik kekuasaan, sehingga profesional, tapi juga bisa dikontrol masyarakat.

"Sebab sekarang setiap penguasa cenderung mengajak Polri masuk ke ranah politik. Sekalinya ada polisi sekaliber Komjen Buwas, yang ingin keluar dari orbit politik kekuasaan dengan menindak koruptor kelas atas, malah dilibas," demikian Adhie. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya