Berita

jusuf kalla/net

DUGAAN MAFIA PELABUHAN

Rumah JK Mau Dilempari Tikus Mati

SABTU, 05 SEPTEMBER 2015 | 19:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gelombang kemarahan terhadap Wakil Presiden Jusuf Kalla semakin besar. JK dinilai ikut melindungi mafia pelabuhan karena memberikan perlindungan khusus kepada Dirut PT Pelindo II RJ Lino dan diduga kuat sebagai tokoh di balik pencopotan Budi Waseso sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminalitas Mabes Polri.

Buwas tengah menyelidiki dugaan kasus korupsi pembelian mobile crane oleh Pelindo II ketika ia dihubungi JK dan diminta menghentikan penyelidikan.

Atas intervensi JK terhadap proses penegakan hukum itu, kelompok yang menamakan diri Badan Relawan Nusantara (BRN) menilai sudah sepatutnya pihak yang berwenang mengusut keterlibatan JK dalam kasus Pelindo II.


BRN juga mengundang anggota masyarakat untuk terlibat dalam aksi di depan kediaman dinas Wapres JK hari Senin mendatang (7/9). Dalam aksi itu, menurut pentolan BRN, Edysa Tarigan Girsang dan Laode Kamaludin, dalam keterangan malam ini, pihaknya akan melemparkan tikus mati ke rumah JK sebagai tanda protes dan kecaman.

"Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk kekecewan kami melihat seorang Wakil Presiden yang terlibat dalam persekongkolan mafia pelabuhan," tulis Adyasa dan Laode dalam undangan yang mereka sebarkan. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya