Berita

mandiri/net

Nusantara

Pembangunan Kantor Bank Mandiri Merusak Fasilitas Warga

SABTU, 05 SEPTEMBER 2015 | 17:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembangunan kantor megah Bank Mandiri yang terletak di jalan Kapten. A.Rivai, Palembang, tidak memberikan manfaaat apapun untuk masyarakat. Sebaliknya, jalan warga di Jalan Bintan, RT 16 RW 4 Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 mengalami rusak parah akibat pembangunan tersebut.

Ketua RW 4 Taufik mengatakan, jalan rusak akibat terkena dampak dari pembangunan Bank Mandiri beberapa bulan yang lalu. Padahal, sudah beberapa kali, warga meminta agar pihak Bank Mandiri memperbaiki jalan yang rusak diakibatkan pembangunan beberapa bulan lalu.

"Warga meminta agar jalan ini segera diperbaiki termasuk fasilitas pendukung lainnya. Karena, selain jalan, ada beberapa fasilitas lain seperti lampu jalan yang rusak, terkena dampak pembangunan," jelasnya seperti diberitakan RMOLSumsel sesaat lalu (Sabtu, 5/9)


Menurut Taufik, Sejak dibangun, banyak keluhan warga karena ketidaknyamanan yang disebabkan aktifitas Bank Mandiri tersebut. Tidak hanya jalan rusak, lampu jalan yang padam dan suara bising genset juga menjadi keluhan warga sekitar kantor yang terletak di sebelah kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel itu.

"Kebisingan genset saat ini benar-benar mengganggu, karena suaranya yang sangat besar. Karena, Bank Mandiri membangun genset terlalu dekat dengan pemukiman warga. Sudah kami laporkan, tapi belum ada respon dan solusi menyangkut kebisingan genset," ucapnya.

Sebelum gedung ini dibangun, Jalan Bintan tidak ada kerusakan dan cukup nyaman saat dilalui. Namun setelah pembangunan berjalan truk besar dan alat berat masuk telah membuat kerusakan jalan dan tidak nyaman dilalui. Bahkan lampu jalan yang dibuat untuk menerangi sisi tembok bangunan padam dan jalan di lorong warga sekitar gelap gulita.

"Kami tidak minta apa-apa, kami hanya minta Bank Mandiri peduli terhadap kenyamanan warga sekitar. Seharusnya juga ada kepedulian terhadap pendidikan dan sosial warga sekitar, seperti pembangunan PAUD yang pernah diminta masyarakat sebelum pembangunan, bukan malah menimbulkan kerusakan jalan," cetusnya.

Sementara itu, salah satu warga juga mengungkapkan, selain kerusakan fasilitas umum, dirinya pernah menemukan aliran solar dari bangunan genset bank ini. Bahkan hingga kini masih disimpan bekas solar yang mengalir tersebut.

"Warga bukan mendapat manfaat dari gedung mewah ini, malah ancaman dari adanya minyak yang mengalir ke saluran air yang mudah terbakar, yang dapat menimbulkan bencana besar. Meski sudah diperbaiki, pembangunan ini seperti banyak mudoratnya dibandingkan manfaatnya dari pembangunan kantor Bank Mandiri di dekat pemukiman kami," kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.[ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya