Berita

FOTO:NET

Olahraga

Indonesia Target 103 Emas di ASEAN Paragames 2015

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2015 | 07:38 WIB | LAPORAN:

Kontingen Indonesia mengincar 103 medali emas pada kejuaraan khusus atlet difabel yaitu ASEAN Paragames 2015 di Singapura, 3-9 Desember dan diharapkan mampu menjadi juara umum.

"Melihat persiapan yang kami lakukan, kami berharap target medali bisa terpenuhi," kata Ketua Umum National Paralympic Commitee (NPC) Indonesia, Shenny Marbun dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (4/9).

Demi menghadapi kejuaraan dua tahunan itu, seluruh atlet saat ini menjalani pemusatan nasional di kompleks Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah. Persiapannya sudah dilakukan sejak awal tahun lalu.


Ada 190 atlet difabel yang akan diberangkatkan ke Singapura. Mereka akan turun di 12 cabang olahraga yaitu atletik, bulu tangkis, tenis meja, angkat berat, catur, panahan, seven sideball, tempin bowling, goal ball, renang, menembak dan tenis kursi roda.

Sementara beberapa cabang olahraga yang diharapkan menjadi lumbung bagi Indonesia untuk merebut medali emas di antaranya atletik, bulu tangkis, tenis meja, renang dan catur.

Harapan NPC Indonesia untuk kembali yang terbaik bukan tanpa alasan karena atlet yang diturunkan merupakan yang terbaik. Apalagi pada ASEAN Paragames sebelumnya yaitu di Myanmar mampu menjadi juara umum meski harus bersaing ketat dengan Thailand dan tuan rumah.

Pada ASEAN Paragames 2014, Indonesia menjadi juara umum setelah mampu mengumpulkan 99 medali emas, 69 perak dan 49 perunggu. Hasil melonjak dibandingkan dua tahun sebelumnya. Meski menjadi tuan rumah pada 2011 ternyata Indonesia harus mengakui keunggulan negara lain.

Selain persiapan telah dilakukan dengan baik, dukungan penuh dari pemerintah dalam hal ini Kemenpora juga akan dijadikan motivasi lebih. Apalagi apresiasi dari pemerintah terhadap atlet difabel berprestasi juga tidak terlalu beda dengan atlet berprestasi pada umumnya.

Bahkan, atlet difabel juga mulai dilibatkan dalam semua kegiatan termasuk akan menjadi bagian pada peringatan Hari Olahraga Nasional di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (9/9). Kegiatan tersebut rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo.[wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya