Berita

R.J Lino/net

Tak Pecat RJ Lino, Pemerintah Melindungi Koruptor!

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2015 | 08:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sulit membantah pencopotan jenderal Budi Waseso sebagai Kabareskrim tidak terkait penanganan kasus dwelling time dan korupsi di pelabuhan. Muncul kecurigaan kenapa Buwas dicopot sementara Direktur Pelindo II RJ Lino aman-aman saja.

"Pencopotan Buwas juga harus diikuti pencopotan RJ Lino," ujar Sekjend Prodem, Satyo Purwanto melalui pesan singkatnya kepada redaksi, Jumat (4/9).

Rangkaian cerita pencopotan Buwas sebagai sabotase atas penanganan kasus besar mafia migas dan mafia di Pelindo sangat jelas. Usai penggeledahan Pelindo oleh Bareskrim, RJ Lino pontang-panting sembari mengklaim dirinya punya beking.


RJ Lino sibuk menelepon Menteri Sofyan Djalil dan Menteri Rini Soemarno. Bahkan, Menteri Rini langsung menelepon Kapolri. Wapres Jusuf Kalla juga ikut-ikutan mengecam penggeledahan tersebut.

Memang isu kedekatan RJ Lino dengan sejumlah nama penting di lingkar kekuasaan sudah bukan rahasia. Di media sosial beredar kabar, Clarissa anak kedua RJ Lino memiliki saham 46.6 persen di Bukaka lewat amadeus acquisition.

Tak hanya itu, Sofyan Djalil pernah menjadi komut anak usaha Pelindo II yakni PPI. Sementara adik Menteri BUMN Rini Soemarno, Ongky Soemarno dikabarkan cawe-cawe dalam perpanjangan konsesi JICT. RJ Lino mengklaim tiga orang ini sebagai bekingnya.

"Kalau RJ Lino tidak dipecat, pemerintah dituduh melindungi koruptor," tukas mantan aktivis mahasiswa '98 yang akrab disapa Komeng ini.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya