Berita

jokowi-zulkifli hasan/net

Politik

PAN Dijatah Dua Menteri oleh Jokowi?

RABU, 02 SEPTEMBER 2015 | 19:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keputusan PAN bergabung menjadi parpol pendukung pemerintah mengagetkan banyak pihak. Berbagai spekulasi pun segera berkembang.

Berhembus kabar Presiden Joko Widodo akan melakukan kocok ulang kabinet ‎setelah kekuatan pendukung pemerintah bertambah dengan masuknya PAN. Kabarnya reshuffle kabinet akan dilakukan sebelum pergantian tahun 2015.
 
Bulan November atau dua bulan kedepan waktu yang dipilih untuk mengumumkan formasi kabinet kerja jilid 2. Selain pengumuman reshuffle, di bulan yang sama kabarnya akan ada beberapa agenda politik besar yang dijalankan koalisi partai pendukung pemerintah. Disebut-sebut, agenda politik ini bakal merubah peta dan kontelasi politik nasional secara signifikan.


Kabarnya juga akan ada dua kader PAN yang masuk di kabinet hasil reshuffle. Satu menteri dari PKB dan menteri dari kalangan profesional akan jadi korban. Ada dua pos kementerian yang saat ini diisi kader PKB yang kabarnya akan diganti kader matahari terbit. Kalau bukan Menteri Tenaga Kerha Hanif Dakhiri, menteri PKB yang jadi korban adalh Menteri Pemuda dan Olahraga‎ Imam Nahrowi.

Sementara menteri dari kalangan profesional yang masuk radar reshuffle adalah Menteri PU Basuki Hadimuljonodan, Menteri Dikti dan Riset, M. Nasir dan Menteri ESDM Sudirman Said.

Siapa kader PAN yang disorongkan Zulkifli Hasan kepada Jokowi untuk diangkat menjadi menteri? Satu nama yang disebut-sebut disodorkan adalah Dradjad Wibowo. Nama Dradjad sesuai dengan proyeksi Jokowi yang menargetkan perbaikan kabinet untuk menggenjot perbaikan ekonomi.

Sebagian kalangan meragukan nama Dradjad masuk kabinet karena dia 'orangnya' Hatta Rajasa. Tapi Zulkifli sengaja menyorongkan namanya dengan pertimbangan untuk menekan gejolak internal.

Satu kader PAN yang digadang-gadang masuk kabinet adalah mantan Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir. Nama Sutrisno tidak terlalu mengagetkan karena di pilpres 2014 lalu dia mendukung duet Jokowi-JK.[dem]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya