Berita

Politik

Adili Megawati, Adili Megawati...

RABU, 02 SEPTEMBER 2015 | 15:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kejaksaan Agung didemo untuk segera memeriksa Megawati Soekarnoputri dalam kasus dugaan korupsi penjualan negara melalui Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Negara rugi ratusan triliun akibat kebijakan yang dibuat saat Megawati menjabat presiden itu.‎

"Adili Megawati, adili Megawati," ‎teriak massa dari Pemuda Restorasi Anti Korupsi Jakarta (Perak) saat aksi di depan Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (2/9).

‎Menurut pendemo, tidak ada alasan bagi Kejagung untuk tidak memanggil Megawati karena dia adalah pengambil kebijakan tertinggi saat aset-aset negara diobral murah melalui BPPN pada tahun 2003 lalu.‎


‎"Sudah sepantasnya Megawati mengambil tanggungjawab atas kebijakan penjualan murah aset-aset milik rakyat itu," kata koordinator aksi, Aditya Iskandar dalam orasinya.‎

P‎oster bergambar wajah Megawati terus diacungkan para pendemo. Poster lain yang dibawa bergambar wajah Menteri BUMN di era pemerintahan Presiden Megawati, Laksamana Sukardi. Massa juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan sesosok wanita berbaju merah bertopeng Megawati dengan tangan terborgol.

‎Di dalam orasinya Aditya menyatakan bahwa tidak ada dasar sebuah kebijakan tidak bisa dipidana. Jelas-jelas kebijakan menjual aset negara telaah menyengsarakan ekonomi rakyat.‎

"‎Jaksa Agung HM Prasetyo jangan main-main. Kita akan berdiri dibelakang, mendukung penuntasan kasus tersebut," tukasnya.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya