Berita

rini soemarno/net

Hukum

Gara-gara Ancaman R.J Lino, Bareskrim Polri Didesak Panggil Menteri Rini

SENIN, 31 AGUSTUS 2015 | 12:57 WIB | LAPORAN:

Kepolisian RI melalui Bareskrim diminta untuk memeriksa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi di PT Pelindo II.

Hal itu karena ketika pihak polisi menggeledah kantor perusahaan plat merah tersebut, Dirut Pelindo II RJ Lino marah dan menelepon Menko Perekonomian, Menteri Bappenas, serta Menteri BUMN Rini Soemarno agar disampaikan pesan 'ancaman'nya kepada presiden.
 
Menurut peneliti senior Indonesian Budgeting Center (IBC), Arif Nuralam, tak sepantasnya seorang petinggi BUMN bersikap seperti itu seakan 'menantang' presiden.


"Ada apa di balik sikap RJ Lino, sampai harus 'mengancam' presiden. Apakah ada kepentingan yang lebih besar di balik kasus yang sedang disidik polisi," tanyanya di Jakarta, Senin (31/8).

"Ini yang harus diungkap," tambahnya.

Menurut Arif, Menteri Rini Soemarno yang memimpin Kementerian BUMN mesti ikut pula dipanggil. Bahkan bila perlu Menteri Rini ditegur karena ada petinggi BUMN yang bersikap 'lancang' kepada kepala negara.

"Presiden harus perintahkan Menko Perekonomian atau Menko apapun untuk memanggil Rini atas kasus ini. Karena jika benar 'nantang' presiden perlu segera Presiden memanggil dan beri tindakan. Menterinya juga dong. Ini ujian bagi Presiden atas bawahan," tegas Arif.

Ditambahkannya, Rini sebagai pembantu Presiden mesti dimintai tanggungjawabnya untuk memperkuat sistim pengendalian internal. Terlebih banyak desas-desus kurang sedap mengenai Menteri Rini.

"Saya kira hal ini harus diproses terbuka kepada publik agar keputusan yang hendak diambil oleh Presiden dan proses yang dilakukan oleh aparat kepolisian tak menjadi alat politisasi kelompok tertentu," kata dia.

Presiden harus tegas, menurut dia, sebagai bukti negara hadir. Apalagi, desas-desus tentang Menteri Rini bersama kontroversinya cukup nyaring.

"Jangan sampai ada perlindungan bagi yang salah, karena publik akan marah. Siapa pun yang terlibat harus diproses," tegasnya.

Arif juga mengingatkan Bareskrim Polri jangan setengah-setengah. Seperti diketahui, Menko Kemaritiman, Rizal Ramli pernah melempar tentang sinyalemen adanya pejabat yang bermain dalam proyek kereta api cepat.

"Ini tak boleh dibiarkan. Siapa pejabat itu harus diungkap. Dan, apakah 'permainan' pejabat itu mengarah pada tindak korupsi atau suap, kepolisian wajib membongkarnya. Terlebih, kembali isu yang tak sedap muncul, nama Menteri Rini disebut-sebut. Karena itu agar tak merugikan Rini, jika memang isu tak sedap itu hanya isapan jempol, publik mesti mendapat sebuah gambaran yang clear dari dugaan tersebut," pungkasnya.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya