Berita

Olahraga

Walau Belum Dilantik KONI, PSSI Boleh Jalankan Aktivitas

JUMAT, 28 AGUSTUS 2015 | 08:13 WIB

Rencana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat melantik pengurus Persatuan Sepak BolaSeluruh Indonesia (PSSI) di bawah pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti, belum memperlihatkan kepastian. Pasalnya, Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, belum dapat menyebut waktu pelaksanaan.

Hanya saja ditegaskan Tono, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan PSSI. Sebab, KONI Pusat justru meminta PSSI mampu menjalankan program kerja dan prestasi.

"Pelantikan bukan hal utama dari yang utama. Saya harap, PSSI bisa dantidak boleh takut beraktivitas karena kepengurusan mereka sudah dilindungiSurat Keputusan (SK) KONI Pusat tertanggal 30 Juli 2015," kata Ketua UmumKONI Pusat, Tono Suratman di Jakarta, kemarin (Kamis, 27/8).


Disampaikan Tono, sekalipun PSSI pimpinan La Nyalla belum dilantik, namun kepengurusan harus diakui karena sudah sah.

"Sekali lagi, PSSI harus fokus denganprogram yang sudah dicanangkan. Kapan kepengurusan dilantik, itu hanya sebuahformalitas dan itu bukan hal yang utama," tuturnya.

Hingga kini, PSSI masih kesulitan menjalankan program kerja akibat status pembekuan belumdicabut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Salah satunya, ketika PSSI ingin menggelar Piala Proklamasi yang mempertemukan Arema Cronouslawan Persib Bandung, 15 Agustus lalu. Akibatnya, perrtandingan gagal digelar karena tidak mendapat izin keramaian dari kepolisian.[wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya