Berita

Fahri hamzah/net

Hukum

Jaksa Agung Jangan Cari Kesalahan Megawati

KAMIS, 27 AGUSTUS 2015 | 15:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kejaksaan Agung tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pembelian hak atas piutang (cassie) dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Korps Adhiyaksa dinilai tengah mencari-cari kesalahan Megawati Soekarnoputri karena kebijakan tersebut terbit ketika Ketua Umum PDIP itu menjabat presiden RI.

"Karena itu kan keputusan presiden di masa lalu, jadi dapat merembet kembali kepada presiden yang sudah tidak ada," kata Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8).

Fahri mengatakan seharusnya Jaksa Agung HM Prasetyo berfikir panjang untuk kembali membuka kotak pandora terhadap kasus pembelian hak atas piutang kasus yang merupakan buntut kebijakan Megawati pada tahun 2003 itu. Ia berpandangan, apa yang dilakukan oleh presiden dalam menyelamatkan perekonomian nasional ketika itu sudah menjadi keputusan dan final.

‎"Kalau keputusan presiden waktu itu, ya kita anggapnya final. Karena sudah ada surat keterangan lunas dan sebagainya. Tidak perlu lagi kita bongkar yang sudah terjadi pada masa lalu, karena sudah dianggap selesai," imbuhnya.

Menurut Fahri, bila hal itu tetap dibuka maka akan merepotkan lintas sektor yang ada sehingga dapat menimbulkan ketidakpastian hukum.

‎"Repot nanti karena kalau keputusan presidennya bisa disalahkan, lalu dimana sumber kepastiannya," ujar dia.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya