Berita

jokowi-rizal ramli/rmol

Politik

Menko Rizal Ramli Selesai Pelajari Masalah Tanjung Priok

MINGGU, 23 AGUSTUS 2015 | 20:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli bergerak cepat. Diberi tugas khusus untuk menekan dweling time di Pelabuhan Tanjung Priok oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), dia menyiapkan sejumlah langkah pembenahan.

"Saya dan tim sudah mempelajari masalah yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok," papar RR kepada wartawan, usai menerima kunjungan Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis Timor Leste, Xanana Gusmao, di kediamanannya, Jakarta, Minggu (23/8).

Rizal Ramli mengakui masalahnya memang cukup rumit. Terlalu banyak pihak yang berkepentingan di Pelabuhan Tanjung Priok.


Meski demikian Rizal Ramli mengaku tidak gentar.

"Insya Allah pekan depan kami mulai benahi. Dengan izin Allah dan kerja keras kita semua, Tanjung Priok bisa kita benahi hingga menjadi pelabuhan internasional yang efisien dan berdaya saing tinggi," sambung dia.
 
RR mengatakan pembenahan yang akan dilakukannya meliputi perbaikan arus barang, sistem teknologi informasi, sampai memberantas banyak mafia yang selama ini 'bermain' di pelabuhan. Apa saja langkah pembenahan telah disiapkan Rizal Ramli? Redaksi akan menampilkannya pada berita selanjutnya.

Seperti diketahui, pada sidang kabinet pekan lalu Presiden Joko Widodo telah meminta Menko Maritim dan Sumber Daya untuk membenahi dweling time di pelabuhan Tanjung Priok. Jokowi menargetkan dweling time maksimal hanya empat hari sampai akhir Oktober 2015 dari sekitar 6 hari saat ini.

Sebagai perbandingan, di Singapura hanya memerlukan satu hari. Sedangkan di Malaysia, 2-3 hari saja. Dengan serangkaian gebrakan yang dilakukannya, Rizal Ramli yakin dia dan aparatnya mampu membenahi Tanjung Priok sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Presiden.[dem]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya