Berita

Dialog Dua Korea akan Diputuskan Sore Ini

MINGGU, 23 AGUSTUS 2015 | 08:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Korea Utara mengancam akan melancarkan serangan berikutnya bila dalam 2 x 24 jam Korea Selatan tidak menghentikan siaran radio propaganda di daerah perbatan Demilitarised Zone (DMZ). Ketua Komite Pertahanan Nasional Kim Jong Un pun telah memerintahkan angkatan perang Korea Utara untuk bersiap-siap melancarkan serangan.

Sementara Korea Selatan juga tengah mengerahkan pasukan dalam jumlah besar untuk mengikuti latihan perang bersama Amerika Serikat. Latihan perang Ulchi Freedom Guardian itu disebut sebagai latihan perang terbesar kedua negara.

Deadline dari Korea Utara itu semestinya jatuh pada hari Sabtu (22/8) sore kemarin, sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Namun kedua pihak akhirnya sepakat untuk melakukan pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri dua pejabat dari masing-masing negara. Pertemuan digelar di Panmunjom sekitar pukul 18.00 waktu Korea Selatan.


Sampai berita ini diturunkan, pembicaraan masih terus berlangsung.

Seperti dikutip dari Yonhap, disebutkan bahwa pada pukul 15.00 nanti (Minggu, 23/8) waktu setempat kedua negara akan memutuskan hasil pertemuan.

Sejauh ini Korea Utara meminta agar Korea Selatan menghentikan siaran radio propaganda di kawasan DMZ itu. Sementara Korea Selatan menegaskan akan menghentikan siaran radio propaganda setelah Korea Utara meminta maaf atas insiden ranjau darat yang meledak dan menciderai dua tentara Korea Selatan awal Agustus ini.

Korea Utara membantah bahwa ranjau darat yang meledak di dalam DMZ itu adalah milik mereka. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya