Berita

rizal ramli/net

Kabar RR Dimarahi Semua Menteri Patut Diduga Hoax

JUMAT, 21 AGUSTUS 2015 | 08:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Usai rapat kabinet hari Rabu (19/8), Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan semua yang hadir di dalam rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo itu marah pada Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli.

JK juga mengatakan dirinya menegur Rizal Ramli di dalam rapat itu.

Di sidang kabinet semua orang marah sama dia tadi," ujar JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, seusai rapat.


Belakangan beredar informasi yang mengatakan bahwa pernyataan JK itu ibarat hoax. Pasalnya di dalam rapat itu sama sekali tidak ada agenda mengevaluasi polemik yang terjadi beberapa hari belakangan ini antara Rizal Ramli dan JK terkait sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai kurang tepat.

Sumber-sumber yang ikut langsung dalam rapat itu mengatakan, JK tak memperlihatkan kemarahan pada Rizal Ramli saat berbicara. Rizal Ramli pun begitu. Dirinya fokus menguraikan berbagai alternatif yang bisa diambil pemerintah untuk memperbaiki keadaan ekonomi secepat mungkin.

Setelah rapat berakhir Rizal Ramli yang lebih dahulu menyapa JK. Dia mengulurkan tangan ke arah JK dan menepuk bahu JK.

"Apa kabar Pak? Sehat?" sapa Rizal Ramli bersahabat.

JK menyambut sapaan Rizal Ramli itu dengan senyum mengembang.

Kemarin beredar informasi baru yang mengatakan bahwa jumlah kementerian di bawah kordinasi Menko Maritim dan Sumber Daya bertambah dua. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Pertanian kini berada di bawah kordinasi Rizal Ramli. Ini memperkuat bahwa kabar Rizal Ramli dimarahi semua menteri adalah bohong belaka.

Jokowi juga memberi beberapa tugas khusus baru kepada Rizal Ramli. Antara lain menugaskan RR bertemu Perdana Menteri Malaysia Najib Razak di Malaysia untuk membicarakan combine forces kedua negara dalam industri minyak sawit. Rizal Ramli juga diminta membenahi waktu tunggu di pelabuhan. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya