Berita

rachmawati/net

Rachmawati: 70 Tahun Indonesia Merdeka, Rakyat Hanya Dibohongi Penguasa Antek Nekolim!

SELASA, 18 AGUSTUS 2015 | 10:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Proklamasi Indonesia Merdeka pada17 Agustus 1945 oleh Soekarno-Hatta merupakan jembatan emas untuk menuju Indonesia adil, makmur dan berdaulat.

"Tapi apa kenyataannya? Rakyat hanya dibohongi, dikhianati oleh penguasa yang antek kapitalis nekolim," kata politikus senior Rachmawati Soekarnoputri dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 18/8).
 
"Tidak tanggung-tanggung, bahkan pengkhianatan sampai kepada mengganti konstitusi Indonesia merdeka dan jual aset negara plus korupsi yang fantastik Rp 600 trilliun  BLBI Megawati, lebih separuh dari angka RAPBN-nya Jokowi, naudzu billah min dzalik," sambung Rachma lagi.


Menurut Rachmawati, yang merupakan Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, rejim penguasa ini telah bekerja demi kapitalis asing dan aseng, serta menjadi satelit di bawah negara adi kuasa. Pemerintah kini, membuka pintu lebar-lebar agar kapitalis masuk bebas menguasai Indonesia, dan pada gilirannya negara akan dijual bayar utang dan jadi negara bagian, bukan lagi NKRI.

"Masihkah Indonesia Merdeka? Indonesia masuk dalam abad proxy war, dan diperlukan pemimpin revolusi multi-dimensional untuk melawan penjajahan mutakhir. Ayo selamatkan NKRI," demikian Rachmawati. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya