Berita

Hukum

VSI Protes Arogansi Tim Satgasus

SENIN, 17 AGUSTUS 2015 | 04:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

PT Victoria Sekuritas Indonesia (VSI) memprotes penggeledahan yang dilakukan tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Agung. Selain terkait subjek dan objek yang salah, tim Satgasus yang dipimpin Sarjono Turin bertindak arogan ketika melakukan penggeledahan.

"Tim yang mengaku Satgasus dari Kejaksaan Agung tidak menunjukan atau memberikan identitas," ujar D‎irektur PT Victoria Securities Indonesia, Yangky Halim, seperti ditulisnya dalam surat yang ditujukan kepada pemangku kebijakan, Minggu (16/8).

Beberapa identitas yang tidak ditunjukan antara lain surat perintah dan ijin penggeledahan, serta penyitaan dari pengadilan.

Ia menuturkan, pada tanggal 12 Agustus 2015, kantor PT Victoria didatangi sejumlah orang yang mengklaim berasal dari Satgassus Kejagung, memaksa melakukan penggeledahan namun tidak menunjukkan identitas dan surat ketetapan pengadilan untuk melakukan penggeledahan.

Pada penggeledahan yang berlangsung sejak 12 Agustus 2015 pukul 16.30 WIB hingga 13 Agustus 2015 pukul 01.30 WIB itu, dibawah tekanan dan intimidasi, pihak perusahaan dilarang menyaksikan proses penggeledahan.

"Perusahaan tidak peroleh informasi soal pihak terlapor, siapa pihak yang melaporkan, status penggeledahan itu dan tidak mengetahui pasal yang dituduhkan," tegas dia.

Informasi yang mereka peroleh, penggeledahan dilakukan terkait pembelian hak tagih dari BPPN oleh Victoria Securitas International Corporation (VSIC).

Namun ditegaskan dia, perusahaannya yang merupakan grup Victoria Investama, bukanlah bagian dari VSIC yang melakukan pembelian aset BTN melalui BPPN pada tahun 2003.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya