Berita

Ahok Tak Percaya Biaya Renovasi 5 Gedung Sekolah Rp 49 Miliar

JUMAT, 14 AGUSTUS 2015 | 20:48 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama‎ tidak percaya biaya anggaran perbaikan gedung sekolah menghabiskan dana puluhan miliar.

Ahok, demikian disapa, tak percaya penjelasan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman yang menyebutkan ada satu unit sekolah yang terdiri dari 3 gedung SD, 1 gedung SMP dan 1 gedung SMA menghabiskan anggaran Rp 49 miliar tidak masuk akal.

‎"Kamu itu hitung saja biaya bangunan gedung itu. Kalau biasa kan biayanya Rp 5 juta per meter ya kan. Kalau Rp 5 juta per meter memangnya bangun sampai 1 hektar," ujar Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (14/8).


Penjelasan Kadisdik DKI bila gedung tersebut adalah gedung cagar budaya juga dibantah oleh Basuki. Baginya, dana Rp 49 miliar untuk merehabilitasi 5 unit gedung sekolah yang berada di satu lokasi menurutnya tetap tidak masuk akal.

"Enggak masuk akal. Bukan bangun (gedung sekolah) baru loh, tapi rehabilitasi," katanya.

Ia mengaku sudah memeriksa pengajuan anggaran perbaikan gedung sekolah itu. Dan Ahok menemukan ternyata memang benar harga satuan dalam pengajuan anggaran itu terlalu mahal.

Sebagaimana diketahui, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman membenarkan ada anggaran perbaikan sekolah senilai Rp49 miliar ya‎ng dicoret oleh Gubernur DKI tahun ini.

‎Ia menjelaskan bila biaya perbaikan sebesar itu ditujukan untuk membangun lima unit gedung sekolah yang terdiri dari 3 gedung SD, 1 gedung SMP dan 1 gedung SMA. Anggaran perbaikan sekolah yang berada di kompleks SMA 19 , Tambora, Jakarta Barat ini diajukan sejak tahun 2014, masa dimana Lasro Marbun menjabat sebagai Kadisdik.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya