Berita

hasto kristiyanto/net

PDIP: Pramuka Harus Jadi Wahana Penggemblengan Karakter

JUMAT, 14 AGUSTUS 2015 | 11:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pramuka merupakan wahana pengemblengan manusia Indonesia agar menjadi manusia patriotik, berdisiplin, berbudi pekerti luhur, dan bercakapan hidup. Untuk itu, PDIP berharap Pemerintahan Jokowi-JK menggelorakan spirit Pramuka kembali.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Menurut Hasto, sejarah Pramuka tidak bisa dilepaskan dengan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Hal ini mengingat organisasi tersebut telah berdiri sejak jaman kolonial Belanda dan istilah kepanduan sendiri telah diperkenalkan oleh KH Agus Salim sejak tahun 1930.

Peringatan pada tanggal 14 Agustus bertepatan dengan momentum Pelantikan Majelis Pimpinan Nasional Pramuka oleh Bung Karno pada tanggal 14 Agustus 1961.


"Pemerintah diharapkan memberi perhatian yg lebih besar kepada gerakan Pramuka. Sebab Pramuka bisa hadir sebagai wahana pengemblengan manusia Indonesia yang berkarakter, cinta Tanah Air dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesamanya," kata Hasto beberapa saat lalu (Jumat, 14/8).

Hasto sendiri menceritakan pengalamannya yang aktif di Pramuka sejak kecil, dan mengikuti Jambore Nasional Pramuka tahun 1981.

"Kami dilatih untuk selalu bekerja dalam tim yang berdisiplin, dan mengejar prestasi, serta dasar-dasar kepemimpinan yang mengedepankan semangat persatuan untuk melangkah maju, mengemban tugas bagi nusa dan bangsa," ujarnya.

Terkait peringatan Hari Pramuka ini, PDIP juga berharap agar spirit dari gerakan Pramuka tersebut dapat digelorakan kembali. Berbagai krisis karakter yang terjadi selama ini, salah satunya akibat proses pemandulan Pramuka, dimana pada jaman Orde Baru, Pramuka hanya sekedar aktivitas ekstrakulikuler.

"Di bawah Pemerintahan Pak Jokowi-JK, diharapkan Pramuka akan kembali pada karakter sejatinya: dengan patriotisme yang berkobar-kobar, Pramuka menjadi pelopor pengemblengan manusia Indonesia. Inilah yang juga menjadi komitmen PDIP," demikian Hasto. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya