Berita

ilustrasi/net

GMNI Ingatkan Lagi, Indonesia Negara Maritim Terbesar!

JUMAT, 14 AGUSTUS 2015 | 11:01 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sejarah mencatat, Indonesia ‎yang dulu dikenal Nusantara pernah menjadi negara atau kerajaan terbesar yang disegani pada zamannya, yakni Sriwijaya dan Majapahit.‎ Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit memiliki pengaruh di Asia sampai Afrika. Kekuatan Armadanya juga luar biasa dan disegani pihak lain.

Demikian Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Twedy Noviady Ginting, dalam Kaderisasi Tingkat Pelopor yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMNI) di Wisma PHI, Cempaka Putih (Jumat, 14/8).

Secara geopolitik, lanjut Twedy, Indonesia memiliki potensi geopolitik yang luar biasa, di antara dua samudera, yakni Samudera Indonesia dan Samudera Pasifik, serta di antara dua Benua, yakni Asia dan Australia. Dengan demikian, Indonesia penjadi penghubung dunia bagian utara ke selatan, begitu juga sebaliknya. Penghubung dunia bagian Timur ke barat, begitu juga sebaliknya.


"Indonesia juga memiliki perairan strategis yang menentukan hidup matinya jalur perdagangan dunia serta memiliki kekayaan Sumber daya Alam yang luar biasa. Dengan demikian, bila potensi geopolitik tersebut dikelola dengan baik, maka Indonesia sebagai negara maritim terkuat adalah sebuah keniscayaan." Tambah Twedy.

Dalam kesematan yang sama, pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie,‎ yang menjadi narasumber dalam kaderisasi GMNI mengutarakan bahwa Bung Karno, Presiden pertama RI adalah Presiden yang memahami dan mampu menggunakan potensi geopolitik Indonesia sebagai negara maritim.

‎"Selanjutnya, yang meluruskan kembali platform pengaturan kesejahteraan pada konsep kemaritiman adalah Presiden Jokowi.  Meski hampir satu tahun pemerintahan Presiden Jokowi belum terlihat jelas. Pemerintahan Jokowi wajib segera melakukan langkah-langkah nyata," ‎ungkap Connie.

Dalam konteks ASEAN, ‎Connie menyampaikan ASEAN bukan ancaman, namun bahaya ketika Indonesia gagal menjadi leader dalam wadah yg sangat strategis bagi Indonesia dalam mewujudkan tujuan sbg Poros Maritim Dunia‎.

‎"Dalam politik Hankam, ASEAN adalah modal dasar membangun kepercayaan dalam bersikap bagi Indonesia selain keberadaan konferensi Asia-Afrika.‎" tegas Connie‎. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya