Berita

Hukum

Dua Pasangan Cabup Lamongan Dilaporkan ke Bareskrim

SELASA, 11 AGUSTUS 2015 | 22:19 WIB | LAPORAN:

Dua pasangan calon bupati independen Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Relawan Demokrasi Lamongan, Selasa (11/8).

Kuasa Hukum pelapor, Syamsudin Slawat Pesilette menyatakan, keduanya diduga merekayasa dukungan dengan memanipulasi tanda tangan, cap jempol, KTP, maupun KK penduduk.

"Mereka mampu mengumpulkan syarat minimal dukungan hanya dalam waktu yang singkat," ujarnya usai menyerahkan bukti-bukti dokumen pendukung ke penyidik Bareskrim Mabes Polri.


Dalam laporannya tim menyerahkan bukti-bukti diantaranya, tanda tangan warga, cap jempol dan cap jari. Walau begitu saat ditanyakan identitasnya, Syamsudin tak mau merincikannya.

"Seluruhnya menggunakan KK. Kita laporkan ke Mabes terkait dugaan pemalsuan tadi kita sebutkan dan di Kabupaten Lamongan ini ada 3 calon. Salah satunya incumbent dan kita laporkan tanda tangan palsu dari perseorangan," jelasnya.

Syamsudin menjelaskan, laporan tersebut dilayangkan lantaran mereka merasa sebagai warga negara hak politiknya telah dimanipulasi.

"Kami akan melakukan upaya hukum untuk menunjukkan ada yang salah dalam pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Lamongan Tahun 2015. Kami akan memperjuangkan demokrasi sejati," tegasnya.

"Setelah ke Mabes Polri kita laporkan ke Bawaslu," tambahnya. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya