Berita

Dunia

Resmi, Pertumbuhan Ekonomi Singapura Hanya 1,8 Persen

SELASA, 11 AGUSTUS 2015 | 09:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seperti Indonesia, negeri tetangga Singapura juga mengalami pelemahan ekonomi secara nasional. Pertumbuhan ekonomi negara pulau itu pada kuartal kedua hanya 1,8 persen. Ini lebih baik 0,1 persen dari yang diperkirakan.

Tetapi jauh lebih rendah dari pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 2,8 persen.

Demikian dilaporkan Straits Times hari ini (Selasa, 11/8) mengutip informasi resmi yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan dan Industri.


Situasi ini memaksa Kementerian Perdagangan dan Perindustrian menurunkan target pertumbuhan hingga akhir tahun 2015 ini, hanya pada kisaran 2 hingga 2,5 persen.

Sebelumnya, pada kuartal pertama, pemerintah Singapura memperkirakan pada akhir tahun pertumbuhan ekonomi negara itu bisa mencapai 4 persen.

Disebutkan bahwa ada dua faktor yang mendorong pelemahan ekonomi Singapura. Pertama, pertumbuhan ekonomi China yang juga melemah dan kedua perbaikan ekonomi dunia yang lambat.

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua ini lebih tinggi dari perkiraan survei ekonomi Reuters yakni 1,5 persen. [dem]>

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya